MATARAM, ntbkita.com-Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko meminta orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah pada malam hari. Pengawasan orang tua dapat mencegah anak menjadi korban maupun pelaku kejahatan.
Hendro juga meminta orang tua mendampingi anak saat harus keluar malam karena keperluan mendesak.
“Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak-anak kita,” katanya, Selasa (14/7/2026).
Imbauan Muncul Usai Pengeroyokan Pelajar
Hendro menyampaikan imbauan itu setelah polisi mengungkap kasus pengeroyokan terhadap dua pelajar di Jalan Udayana. Peristiwa itu terjadi di depan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram pada Minggu dini hari (12/7).
Saat itu, kedua korban melintas menggunakan sepeda motor. Sekelompok remaja kemudian menyerang mereka menggunakan parang dan celurit panjang.
Polisi mengamankan lima pelaku. Tiga pelaku masih berstatus anak dan kini menjalani proses hukum.
Menurut Hendro, para pelaku menjalankan aksinya saat berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Pengeroyokan itu mengakibatkan kedua korban mengalami luka tusuk dan luka sayat pada beberapa bagian tubuh.
Polisi Tingkatkan Patroli Malam
Polresta Mataram akan meningkatkan patroli malam sebagai langkah pencegahan. Polisi menyasar balap liar, kerumunan warga, dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja.
Namun, Hendro menegaskan orang tua tetap memegang peran utama dalam pengawasan anak.
“Tapi, perlu kami ingatkan kembali bahwa pihak yang berperan dalam upaya pencegahan maupun pengawasan ini ada pada peran orang tua,” ujarnya.










Komentar