NTB Punya 820 Dapur MBG, Sejumlah Wilayah 3T Belum Terjangkau

Avatar photo

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meminta pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Langkah itu bertujuan menjangkau masyarakat yang belum menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Satuan Tugas MBG Pemprov NTB Fathul Gani mengatakan, NTB masih membutuhkan tambahan SPPG di sejumlah wilayah 3T.

“Memang secara kumulatif, jumlah SPPG di NTB sudah overload, tetapi ada wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Nah, wilayah-wilayah inilah yang tetap kita usulkan kepada BGN,” ujarnya di Mataram, Rabu (15/7/2026).

Wilayah 3T Tetap Bisa Mengusulkan SPPG

Fathul menjelaskan, NTB tetap dapat mengusulkan pembangunan SPPG meski jumlah unit secara keseluruhan sudah penuh atau berlebih.

Pemerintah daerah dapat menyampaikan usulan melalui koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) di setiap kabupaten dan kota.

Korwil akan menyesuaikan usulan dengan kebutuhan SPPG dan jumlah penerima manfaat. Setelah itu, korwil menyampaikan usulan kepada BGN pusat.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

“Tetap bisa mengusulkan, karena khusus daerah 3 T masuk dalam prioritas nasional, termasuk kepada penerima manfaat seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” kata Fathul Gani.

Pemprov NTB ingin memastikan program MBG juga menjangkau kelompok masyarakat di wilayah terpencil. Pemerintah turut memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Mitra Menunggu Kepastian BGN

Fathul mengungkapkan, mitra telah membangun beberapa SPPG di wilayah 3T. Namun, unit itu belum menjalankan operasional karena BGN belum memberikan kepastian mengenai kelanjutan program.

“Belum beroperasi karena belum ada kepastian. Nah, mitra ini butuh jaminan dari BGN, apakah SPPG yang sudah terbangun di 3T bisa berjalan normal atau tidak operasionalnya, kan gitu,” ujarnya.

Fathul meminta BGN memberikan kepastian kepada mitra. Kepastian itu akan menentukan operasional SPPG yang sudah berdiri di wilayah 3T.

Baca Juga :  Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

BGN kini memverifikasi ulang data penerima manfaat berdasarkan nama dan alamat. Langkah itu bertujuan mencegah data ganda dan penerima fiktif dalam Program MBG.

Pemprov NTB masih menunggu informasi resmi mengenai batas waktu verifikasi.

“Jadi, BGN ingin memastikan data yang diberikan clear. Jangan sampai ada yang salah data atau fiktif. Pendataan ini butuh waktu, kita berharap kalau bisa secepatnya dilakukan,” katanya.

NTB Memiliki 820 Dapur SPPG

Data BGN mencatat NTB memiliki 820 dapur SPPG. Seluruh unit tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Program MBG di NTB mencakup 1.832.808 penerima manfaat.

Kabupaten Lombok Timur memiliki unit terbanyak dengan 258 SPPG. Kabupaten Lombok Tengah memiliki 179 unit, sedangkan Kabupaten Lombok Barat memiliki 126 unit.

Pemprov NTB tetap mengusulkan tambahan SPPG berdasarkan kebutuhan wilayah. Pemerintah memprioritaskan daerah 3T yang belum terjangkau layanan MBG.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton
Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA
Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi
Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI
Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN
Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama
Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA