KDMP Bakal Salurkan Bansos dan Serap Hasil Panen

Avatar photo

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

JAKARTA, ntbkita.com-Pemerintah menempatkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pusat penyaluran berbagai program bantuan. Koperasi juga akan menyerap hasil pertanian masyarakat desa.

Jaringan KDMP akan menyalurkan bantuan sosial dan barang bersubsidi. Langkah itu bertujuan memperkuat distribusi program pemerintah hingga tingkat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keputusan itu kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri untuk membahas perkembangan KDMP.

Bantuan Pemerintah Masuk Melalui KDMP

Zulkifli menjelaskan, KDMP akan menjadi infrastruktur pemerintah di tingkat desa. Pemerintah akan memanfaatkan koperasi untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.

“Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantu sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih, tadi diputuskan sudah,” jelas Menko Pangan.

Baca Juga :  Lombok Timur Uji Coba Digitalisasi Bansos

Pemerintah memilih jaringan koperasi karena setiap desa memiliki unit pelayanan. Skema itu dapat memperjelas jalur penyaluran bantuan dan barang bersubsidi.

KDMP juga akan melayani berbagai kebutuhan masyarakat. Koperasi akan menjadi penghubung antara program pemerintah dan warga desa.

Koperasi Serap Gabah dan Jagung

KDMP juga akan menjalankan fungsi sebagai offtaker atau pembeli hasil produksi pertanian. Koperasi dapat membeli komoditas ketika harga pasar turun di bawah acuan pemerintah.

Fungsi itu mencakup hasil pertanian seperti gabah dan jagung. Pemerintah ingin memastikan koperasi ikut menampung produksi masyarakat.

“Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah,” tuturnya.

Baca Juga :  Program Desa Berdaya Pemprov NTB Gerakkan Ekonomi Desa

Melalui skema itu, KDMP dapat langsung membeli hasil panen petani. Koperasi kemudian mengelola produk pertanian melalui ekosistem ekonomi desa.

Keuntungan Kembali ke Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan, program KDMP harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Pemerintah akan mengarahkan sebagian keuntungan koperasi untuk menambah pendapatan asli desa. Masyarakat desa juga akan menikmati bagian keuntungan lainnya.

“Dari keuntungan itu ada 20% dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa,” ungkapnya.

“Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa. Termasuk sisanya yang 80% akan kembali ke rakyat di desa itu,” sambungnya.

Pemerintah berharap KDMP mampu memperkuat perputaran ekonomi lokal. Koperasi juga akan menghubungkan bantuan pemerintah, hasil produksi masyarakat, dan pendapatan desa.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Targetkan Sebulan Benahi Program MBG
Libur Sekolah dan Event Dongkrak Penumpang BIZAM 10,2 Persen
Presiden Prabowo Dorong Penyempurnaan GovTech agar Bantuan Tepat Sasaran
Narmada Jadi Air Minum Resmi MotoGP Mandalika 2026
Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Kapal Nelayan Jadi Rp15.000 per Liter
Presiden Prabowo Perintahkan Pupuk dan Elpiji Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih
Selvi Gibran Beli Tenun Lombok Utara di Pameran Dekranas Makassar
BRIDA NTB Dorong Hilirisasi Riset dan Ekonomi Hijau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:19 WITA

KDMP Bakal Salurkan Bansos dan Serap Hasil Panen

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:15 WITA

Pemerintah Targetkan Sebulan Benahi Program MBG

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:51 WITA

Libur Sekolah dan Event Dongkrak Penumpang BIZAM 10,2 Persen

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:12 WITA

Presiden Prabowo Dorong Penyempurnaan GovTech agar Bantuan Tepat Sasaran

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:35 WITA

Narmada Jadi Air Minum Resmi MotoGP Mandalika 2026

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Ekonomi

KDMP Bakal Salurkan Bansos dan Serap Hasil Panen

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:19 WITA

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai melaksanakan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo, pada Rabu, 15 Juli 2026, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Ekonomi

Pemerintah Targetkan Sebulan Benahi Program MBG

Kamis, 16 Jul 2026 - 16:15 WITA

Daerah

Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak

Kamis, 16 Jul 2026 - 15:54 WITA