BPPD NTB Bidik Wisatawan Yogyakarta untuk Berlibur ke Lombok-Sumbawa

Avatar photo

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB membidik wisatawan asal Yogyakarta dan daerah sekitarnya untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat.

BPPD NTB bersama Dinas Pariwisata Provinsi NTB menggelar business matching di Hotel Tara Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Sebanyak 80 perusahaan pariwisata asal Yogyakarta mengikuti kegiatan sebagai buyer. Sementara itu, 15 pelaku industri pariwisata NTB hadir sebagai seller.

Para pelaku pariwisata NTB menawarkan beragam paket wisata unggulan. Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhamad Nur Aulia turut menghadiri kegiatan itu.

Tawarkan Paket Jogja-Lombok

Ketua BPPD NTB Sahlan mengatakan, business matching memperkuat kolaborasi antara pelaku industri pariwisata NTB dan Yogyakarta.

Baca Juga :  Mulud Adat Bayan Naik Panggung Nasional, Keaslian Tradisi Jangan Luntur

BPPD NTB berharap kolaborasi itu mampu meningkatkan kunjungan wisatawan melalui penerbangan langsung Yogyakarta-Lombok.

“Melalui paket bundling Jogja–Lombok, kami optimistis dapat meningkatkan load factor penerbangan langsung ke Lombok sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan,” ujar Sahlan.

Paket perjalanan gabungan itu juga bertujuan meningkatkan tingkat keterisian penumpang pada penerbangan langsung menuju Lombok.

Promosikan Destinasi Lombok dan Sumbawa

BPPD NTB tidak hanya mempromosikan destinasi wisata di Pulau Lombok. Lembaga itu juga memperkenalkan berbagai daya tarik wisata di Pulau Sumbawa.

Destinasi unggulan yang mereka promosikan meliputi Pantai Lakey di Dompu, kawasan wisata Bima, wisata hiu paus, dan Pulau Moyo.

BPPD NTB juga menawarkan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Gunung Rinjani, Pantai Senggigi, serta gugusan Gili di Lombok.

Baca Juga :  Festival Sangiang Api Bidik KEN 2027, Sampan Layar Jadi Andalan

Sahlan menilai berbagai destinasi itu memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan asal Yogyakarta dan daerah sekitarnya.

“Alhamdulillah, antusiasme para buyer sangat baik. Dari kegiatan business matching di Yogyakarta ini, kami memperkirakan potensi transaksi mencapai sekitar Rp6 miliar,” katanya.

Promosi Berlanjut ke Jakarta

BPPD NTB bersama Dinas Pariwisata Provinsi NTB juga menjadwalkan business matching dengan pelaku industri pariwisata di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Rangkaian promosi itu bertujuan memperluas jaringan pemasaran pariwisata NTB. BPPD juga ingin memperkuat posisi NTB sebagai salah satu destinasi unggulan nasional.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Sejumlah Hotel di Senggigi Sudah Full Booking
Putri Mahkota Swedia Lepas Tukik di Gili Meno
Nonton MotoGP Mandalika Bisa Sambil Camping, ITDC Siapkan Tenda hingga Campervan
Festival Sangiang Api Bidik KEN 2027, Sampan Layar Jadi Andalan
Pemprov NTB Rancang Wisata Edukasi Sade untuk Jaga Ekonomi Warga
Mulud Adat Bayan Naik Panggung Nasional, Keaslian Tradisi Jangan Luntur
Festival Sangiang Api 2026 Angkat Jejak Maritim dan Warisan Pulau Sangiang
Apa Itu Sembeq Buraq? Ritual Adat yang Akan Diterapkan bagi Pendaki Gunung Rinjani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 05:10 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Sejumlah Hotel di Senggigi Sudah Full Booking

Minggu, 6 September 2026 - 15:03 WITA

Putri Mahkota Swedia Lepas Tukik di Gili Meno

Minggu, 6 September 2026 - 09:02 WITA

Nonton MotoGP Mandalika Bisa Sambil Camping, ITDC Siapkan Tenda hingga Campervan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:26 WITA

Festival Sangiang Api Bidik KEN 2027, Sampan Layar Jadi Andalan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Pemprov NTB Rancang Wisata Edukasi Sade untuk Jaga Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA