Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak

Avatar photo

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Kota Mataram mengajak dunia usaha memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Mataram sebagai Kota Layak Anak.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Mataram menggelar Sosialisasi Pengusaha Sahabat Anak di Hotel Santika, Rabu (15/7/2026).

Sekretaris Daerah Kota Mataram H.L. Alwan Basri, Kepala DPPPA Kota Mataram H. Zuhhad, serta puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor menghadiri kegiatan itu.

Dunia Usaha Punya Peran Strategis

Sekda Kota Mataram H.L. Alwan Basri menilai anak sebagai investasi terbesar bagi masa depan daerah. Karena itu, seluruh pihak perlu memastikan anak memperoleh perlindungan dan ruang tumbuh yang aman.

“Anak-anak hari ini adalah wajah Kota Mataram di masa depan. Karena itu, tanggung jawab melindungi dan memenuhi hak-hak mereka tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dunia usaha memiliki peran yang sangat strategis untuk menghadirkan lingkungan yang ramah keluarga, aman bagi anak, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus. Ketika pemerintah dan dunia usaha berjalan bersama, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Kota Mataram,” tegas Alwan.

Baca Juga :  Pemerintah Pulangkan Anak PMI Lombok Tengah yang Diduga Diperjualbelikan Pengasuh

Alwan menegaskan, Kota Layak Anak tidak hanya mengejar indikator administratif atau penghargaan. Konsep itu harus menempatkan kepentingan terbaik bagi anak dalam setiap kebijakan pembangunan.

Menurutnya, dunia usaha memiliki banyak ruang untuk berkontribusi. Perusahaan dapat menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui dan menerapkan kebijakan ramah keluarga.

Pelaku usaha juga perlu melindungi pekerja perempuan dan tidak mempekerjakan anak di bawah umur. Selain itu, perusahaan harus memastikan produk dan layanannya aman bagi anak.

“Perusahaan bukan hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Ketika dunia usaha menciptakan tempat kerja yang mendukung keluarga dan memperhatikan kepentingan anak, maka sesungguhnya mereka sedang berinvestasi untuk masa depan bangsa,” lanjutnya.

Dorong Gerakan Pengusaha Sahabat Anak

Kepala DPPPA Kota Mataram H. Zuhhad mengapresiasi para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan. Ia berharap sektor swasta terus menjadi mitra pemerintah dalam memenuhi hak anak.

“Melalui program Pengusaha Sahabat Anak, kami berharap sinergi ini terus berkembang dan menjadi gerakan bersama. Mungkin tidak semua perusahaan bersentuhan langsung dengan anak-anak, tetapi setiap bentuk kepedulian dunia usaha akan memberikan dampak besar terhadap terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka. Inilah yang ingin terus kita bangun bersama,” ujar Zuhhad.

Baca Juga :  LPA Mataram Ungkap 20 Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes NTB

Menurut Zuhhad, dunia usaha tidak hanya menjadi mitra pembangunan ekonomi. Sektor swasta juga memegang peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

Perusahaan dapat menunjukkan kepedulian melalui perlindungan perempuan dan keluarga pekerja. Dukungan terhadap tumbuh kembang anak juga menjadi investasi sosial jangka panjang.

Integrasikan Perlindungan Anak dalam Kebijakan Perusahaan

Para peserta memperoleh pemahaman mengenai peran dunia usaha dalam memenuhi hak anak. Mereka juga membahas berbagai praktik yang dapat diterapkan di lingkungan perusahaan.

Pemkot Mataram mendorong lebih banyak pelaku usaha memasukkan prinsip perlindungan anak dalam kebijakan perusahaan. Langkah itu dapat menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan keberlanjutan usaha.

Pemkot juga ingin memperluas kolaborasi dengan masyarakat, media, dan akademisi. Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menciptakan lingkungan aman bagi anak untuk belajar, bermain, dan berkembang.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton
Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA
Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi
Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI
Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN
Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama
Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA