Utang Piutang Berujung Duel Maut, Remaja 19 Tahun Tewas di Kos-kosan Kota Mataram

Avatar photo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perkelahian maut di Kota Mataram. (Generated by Gemini AI)

Ilustrasi perkelahian maut di Kota Mataram. (Generated by Gemini AI)

MATARAM, ntbkita.com-Perkelahian maut terjadi di Kota Mataram, Jumat malam (22/05/2026). Seorang pemuda berinisial RI, 19 tahun, warga Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, meninggal dunia usai duel dengan AM, 23 tahun, di kawasan kos-kosan wilayah Pagesangan.

Duel itu diduga dipicu persoalan utang piutang yang melibatkan keluarga korban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, AM awalnya mendatangi wilayah Ampenan untuk menagih utang kepada ibu mertua korban. Tidak lama setelah itu, RI datang ke kos AM di Kelurahan Pagesangan. Di lokasi itu, perkelahian terjadi.

Sejumlah saksi menerangkan, korban datang sambil membawa dua senjata tajam. Namun saat bentrokan berlangsung, tidak terlihat penggunaan senjata tajam oleh kedua pihak. Dalam perkelahian itu, korban disebut sempat beberapa kali memukul terduga pelaku.

Baca Juga :  Polisi Edukasi Santri Soal Bullying dan Pernikahan Dini

“Beberapa saat setelah perkelahian berlangsung, korban tiba-tiba jatuh dan pingsan. Penyebab pastinya masih belum diketahui,” ungkap salah seorang sumber di lokasi kejadian.

Warga dan saksi di sekitar lokasi langsung membawa RI ke Rumah Sakit Kota Mataram. Namun, nyawa korban tidak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan RI meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP, S.Trk., SIK., membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 20.30 Wita.

Baca Juga :  Polisi Sigap Amankan ODGJ Ngamuk Rusak Rumah Tetangga

“Begitu menerima informasi, piket fungsi Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan terduga AM berikut sejumlah barang bukti di lokasi,” jelas AKP I Made Dharma.

Jenazah RI kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Mataram. Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Pihak keluarga korban juga telah difasilitasi untuk membuat laporan polisi sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,” tambahnya.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap dan motif pasti perkelahian itu. Penyidik juga menunggu hasil autopsi dari tim medis forensik.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Ungkap Uang Narkoba Dipakai Eks Kapolres Bima Kota untuk Umrah Keluarga
Polisi Tangkap Dua Pria dari Lombok Tengah saat COD Sabu di Narmada
Kasus Dugaan Korupsi Motocross Lombok-Sumbawa Naik Penyidikan, Lalu Gita Diperiksa
Kejati NTB Telusuri Sewa Mobil Listrik Pemprov Rp 14,7 Miliar
Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP
535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima
Uang Rp 2,8 Miliar Jadi Barang Bukti Kasus Eks Kapolres Bima Kota
Polisi Periksa Korwil BGN NTB di Kasus Dugaan Jual Beli Titik SPPG

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:47 WITA

Jaksa Ungkap Uang Narkoba Dipakai Eks Kapolres Bima Kota untuk Umrah Keluarga

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:10 WITA

Polisi Tangkap Dua Pria dari Lombok Tengah saat COD Sabu di Narmada

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Motocross Lombok-Sumbawa Naik Penyidikan, Lalu Gita Diperiksa

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:09 WITA

Kejati NTB Telusuri Sewa Mobil Listrik Pemprov Rp 14,7 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:56 WITA

Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

Berita Terbaru

Daerah

NTB Borong Lima Penghargaan Adinata Syariah 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 07:15 WITA

Ahsanul Khalik

Daerah

Tim Seleksi KPID NTB Matangkan Seleksi Calon Komisioner

Senin, 6 Jul 2026 - 22:20 WITA