Lombok Timur Uji Coba Digitalisasi Bansos

Avatar photo

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi digitalisasi bansos. (generated by chatgpt)

Ilustrasi digitalisasi bansos. (generated by chatgpt)

LOMBOK TIMUR, ntbkita.com-Kabupaten Lombok Timur masuk daftar daerah percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026. Program ini menyasar penyaluran bantuan agar lebih tepat kepada penerima.

Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Ahyan mengatakan, digitalisasi bansos penting untuk memperkuat ketepatan sasaran pemerintah dalam menyalurkan bantuan.

Ia menyampaikan hal itu saat sosialisasi perluasan uji coba digitalisasi bansos di Lombok Timur, Rabu (3/6/2026).

Program Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Republik Indonesia itu memakai sistem pendaftaran mandiri berbasis data dan verifikasi biometrik.

“Program yang digagas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Republik Indonesia ini diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan melalui sistem pendaftaran mandiri berbasis data dan verifikasi biometrik,” kata Ahyan.

Sasar 145 Ribu KPM

Lombok Timur menjadi satu dari 42 kabupaten dan kota di Indonesia yang masuk lokasi perluasan uji coba digitalisasi bansos pada 2026.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Pemerintah Wajib Berpihak kepada Rakyat

Ahyan mengatakan, bansos menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Di Lombok Timur terdapat lebih dari 145 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) untuk program PKH (Program Keluarga Harapan), sembako, dan bantuan sosial lainnya,” katanya.

Namun, pelaksanaan bansos masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari pembaruan data yang tidak cepat, keterlambatan penyaluran, hingga bantuan yang salah sasaran.

Menurut Ahyan, digitalisasi bansos melalui portal Perlinsos atau Perlindungan Sosial sejalan dengan visi pembangunan Lombok Timur yang sejahtera, maju, adil, religius, dan transparan (smart).

Visi itu menempatkan transformasi digital sebagai salah satu pilar utama pelayanan publik.

Pakai Verifikasi Biometrik

Ahyan menjelaskan, sistem baru tidak lagi bergantung pada pengusulan berjenjang seperti sebelumnya. Masyarakat yang masuk Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat mendaftarkan diri secara mandiri bersama anggota keluarganya melalui aplikasi yang tersedia.

Baca Juga :  Pemprov bersama KONI NTB Matangkan PORPROV XII Tahun 2026

Anggota Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Republik Indonesia Samuel Prayoga Tampubolon mengatakan, Lombok Timur memiliki sekitar 400 ribu kepala keluarga sebagai sasaran pendataan.

“Pemerintah menargetkan seluruh warga yang memenuhi syarat dapat terakomodasi dalam sistem baru tersebut,” katanya.

Samuel menjelaskan, sistem akan melakukan verifikasi biometrik saat proses pendaftaran. Sistem mencocokkan wajah pemohon dengan data biometrik pada basis data kependudukan.

Jika data sesuai, sistem otomatis menampilkan data keluarga. Sistem juga menghitung tingkat kelayakan penerima bantuan berdasarkan berbagai indikator yang telah ditetapkan.

Menurut Samuel, teknologi digital dan biometrik dalam proses itu bertujuan memperkuat ketepatan sasaran bantuan sosial.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya
Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur
Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI
Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen
Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat
Gubernur Iqbal Serahkan Radiogram, Wabup Nurul Adha Jalankan Tugas Bupati Lobar
TRC Infrastruktur NTB Tangani Kerusakan Jalan Maksimal 24 Jam setelah Laporan
NTB Usulkan Rp 200 Miliar Lebih untuk Tiga Jalan dan Dua Jembatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:29 WITA

Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:51 WITA

Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:14 WITA

Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:13 WITA

Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum

PN Mataram Kekurangan Hakim, 18 Orang Tangani 899 Perkara

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:05 WITA

Ilustrasi

Pendidikan

Revitalisasi Tahap II Sasar 19 TK dan PAUD di Lombok Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:09 WITA