PN Mataram Kekurangan Hakim, 18 Orang Tangani 899 Perkara

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MATARAM, ntbkita.com-Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Mataram menangani 899 perkara hingga pertengahan Juli 2026. Sebanyak 18 hakim karier dan ad hoc menangani ratusan perkara itu.

PN Mataram memiliki 12 hakim karier, tiga hakim ad hoc tindak pidana korupsi, serta tiga hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Juru Bicara PN Kelas IA Mataram Kelik Trimargo mengatakan seluruh hakim masih mampu menjalankan persidangan yang masuk.

“Jadi, dengan jumlah hakim karier 12, hakim adhoc tipikor (tindak pidana korupsi) tiga orang, hakim adhoc PHI (Pengadilan Hubungan Industrial) tiga, itu (ratusan sidang perkara) memang sudah berjalan,” kata Kelik di Mataram, Rabu (15/7).

Jumlah Hakim Terasa Kurang

Kelik mengakui jumlah hakim terasa kurang jika melihat beban perkara. Meski begitu, PN Mataram belum mengajukan permintaan resmi kepada Mahkamah Agung untuk menambah hakim.

Baca Juga :  535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

“Memang semua di pengadilan kekurangan hakim, tapi apapun risikonya, apapun beratnya, kurangnya hakim, tetap jalan,” ucap Kelik.

Menurutnya, kelas pengadilan menentukan standar jumlah hakim dan beban perkara. PN Mataram saat ini menyandang status pengadilan kelas IA.

“Jadi, ada standar, makanya diatur kelas-kelas, seperti pengadilan kelas I A, itu sudah punya standar hakim sekian, dan jumlah perkara itu sekian,” ujarnya.

PN Mataram menangani perkara pidana umum dan perdata dari Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, serta Kabupaten Lombok Utara. Pengadilan itu juga menangani perkara tipikor dan PHI dari seluruh wilayah NTB.

“Kalau perkara tipikor, itu seluruh wilayah NTB sidangnya di PN Kelas I A Mataram, begitu juga dengan PHI, mencakup seluruh wilayah NTB,” ujar Kelik.

Dua Hakim Keluar, Tiga Masuk

Dua hakim karier akan pindah tugas mulai awal September 2026. Mahkamah Agung menempatkan Kelik di PN Kelas IA Banyuwangi.

Baca Juga :  Hina Kapolda NTB di Media Sosial, WNA Prancis Divonis Tiga Bulan

Hakim Sandi juga akan menjabat Wakil Ketua PN Kelas IB Raba Bima. Sementara itu, tiga hakim karier akan masuk ke PN Mataram.

“Jadi, dua orang keluar, tiga yang masuk,” katanya.

Pidana Umum Capai 502 Perkara

Sepanjang 2025, PN Mataram menangani 1.616 perkara. Jumlah itu mencakup 951 perkara pidana umum, 601 perkara perdata, delapan perkara PHI, dan 56 perkara tipikor.

Hingga Juli 2026, PN Mataram mencatat 502 perkara pidana umum, 344 perkara perdata, lima perkara PHI, dan 40 perkara tipikor.

“Untuk yang tahun ini sampai Juli 2026, pidana umum itu sudah 502 perkara, terus perdata 344 perkara, PHI lima perkara, dan tipikor 40 perkara. Jadi, total sampai bulan Juli ini sudah masuk perkara itu sebanyak 899,” ujar Kelik.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Pelajari 100 Dokumen Sitaan Kasus pinjaman Rp11 Miliar Carsten
Kasus LAZ Bisa Melebar, Kuasa Hukum Sebut Dugaan Peran Pejabat Lain di Lombok Barat
Polda NTB Tingkatkan Patroli Jelang Puncak HUT Ke-81 RI
359 Napi Lapas Selong Masuk Usulan Remisi HUT RI
Berkas Kasus Kematian Mahasiswi NDR Masuk Kejari Mataram
Polres Lombok Tengah Tahan Pegawai Salon terkait Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Tujuh Anak
Hakim Bebaskan Hamdan Kasim dari Dakwaan Gratifikasi DPRD NTB
Bripka Abdul Hamid Bakal Dijemput Paksa Jaksa Jika Kembali Mangkir Sidang AKP Maulangi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Kejati Pelajari 100 Dokumen Sitaan Kasus pinjaman Rp11 Miliar Carsten

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:46 WITA

Kasus LAZ Bisa Melebar, Kuasa Hukum Sebut Dugaan Peran Pejabat Lain di Lombok Barat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:33 WITA

Polda NTB Tingkatkan Patroli Jelang Puncak HUT Ke-81 RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:19 WITA

359 Napi Lapas Selong Masuk Usulan Remisi HUT RI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:24 WITA

Berkas Kasus Kematian Mahasiswi NDR Masuk Kejari Mataram

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA