Progres Sensus Ekonomi Dompu Tertinggi di NTB, Capai 76,5 Persen

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

DOMPU, ntbkita.com-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat progres Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Dompu mencapai 76,5 persen hingga 22 Juli. Capaian itu menempatkan Dompu sebagai daerah dengan progres tertinggi dari 10 kabupaten dan kota di NTB.

“Dompu menjadi daerah dengan progres pendataan tertinggi di NTB, yakni mencapai 76,5 persen,” kata Kepala BPS Provinsi NTB H Wahyudin di Dompu, Rabu (22/7).

Wahyudin mengatakan BPS Kabupaten Dompu memprioritaskan pusat kegiatan ekonomi sejak awal pendataan. Strategi itu membantu petugas mempercepat progres Sensus Ekonomi 2026.

Petugas Dahulukan Pusat Kegiatan Ekonomi

Petugas lebih dahulu menyasar pasar tradisional, pertokoan, sentra usaha, dan lokasi dengan konsentrasi pelaku usaha. Setelah itu, petugas melanjutkan pendataan ke wilayah lain.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur, Telur Rp 45 Ribu per Rak

“Strateginya adalah mendata lebih dahulu lokasi yang memiliki banyak pelaku usaha, baik usaha mikro, kecil, menengah maupun usaha besar. Dengan strategi itu, progres pendataan dapat meningkat lebih cepat,” ujarnya.

Strategi itu membantu petugas menjangkau sebagian besar unit usaha pada tahap awal sensus. Hasilnya, Dompu mampu mencatat progres lebih tinggi dibandingkan daerah lain di NTB.

Meski mengejar target, Wahyudin meminta seluruh petugas tetap mengutamakan akurasi dan kualitas data. BPS menargetkan petugas menuntaskan pendataan sekitar 20 Agustus.

Target itu memberi waktu bagi BPS untuk memverifikasi dan menyempurnakan kualitas data sebelum menutup seluruh tahapan sensus.

Baca Juga :  55 Desa NTB Terima Rp 16,5 Miliar dari Program Desa Berdaya

BPS Terjunkan 267 Petugas

BPS mengerahkan 267 petugas untuk mendukung Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Dompu. Sebanyak 234 Petugas Pendata Lapangan mendatangi pelaku usaha secara langsung.

BPS juga menugaskan 32 Petugas Pemeriksa Lapangan untuk mengawasi dan memeriksa hasil pendataan. Selain itu, satu petugas dan satu pemeriksa khusus menangani objek pendataan tertentu.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan statistik ekonomi. BPS juga akan memakai data itu untuk memetakan potensi usaha dan menyusun struktur ekonomi daerah.

Pemerintah dapat memanfaatkan hasil sensus untuk merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah dan nasional.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi
Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi
Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar
Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam
Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas
Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani
55 Desa NTB Terima Rp 16,5 Miliar dari Program Desa Berdaya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:09 WITA

Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi

Jumat, 18 September 2026 - 06:30 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WITA

Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar

Minggu, 6 September 2026 - 07:54 WITA

Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WITA

Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas

Berita Terbaru