BPJS Kesehatan Mataram Luncurkan Layanan PIONIR, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi Tujuh Menit

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengapresiasi peluncuran Layanan PIONIR di BPJS Kesehatan Cabang Mataram. Layanan digital itu mengusung prinsip Proaktif, Inovatif, Observatif, Nyaman, Integratif, dan Responsif.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair Ak. mengatakan konsep iuran kesehatan mencerminkan semangat saling menolong dalam kebaikan.

“Kita mengenalnya dengan konsep ta’awun atau tolong menolong ketika orang lain tak mampu menjangkau akses kesehatan baik secara fisik ataupun finansial,” ujarnya saat peresmian layanan PIONIR di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Rabu (22/7).

Permudah Akses Layanan Kesehatan

Abul Chair menjelaskan, transformasi digital dapat membantu masyarakat yang kesulitan menjangkau layanan kesehatan secara fisik. Layanan PIONIR menyediakan sejumlah kemudahan, termasuk teknologi pengenal wajah.

Baca Juga :  Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan

Menurutnya, BPJS Kesehatan juga menerapkan konsep subsidi biaya antarpeserta. Konsep itu membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan finansial untuk mengakses layanan kesehatan.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto mengatakan PIONIR terintegrasi dengan sejumlah aplikasi BPJS Kesehatan, termasuk Mobile JKN.

Peserta Bisa Mengakses Layanan Mandiri

Layanan PIONIR memberi kemudahan kepada peserta saat mengurus keperluan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram. Peserta dapat mengakses layanan secara mandiri melalui gawai yang tersedia tanpa menunggu petugas layanan pelanggan.

Baca Juga :  Transformasi Posyandu NTB Dimulai, Enam Layanan Dasar Jadi Fokus

“Prinsipnya adalah layanan Pionir ini tanpa diskriminasi sehingga siapapun peserta BPJS Kesehatan mulai dari difabel sampai mereka yang belum melek digital akan dimudahkan,” jelasnya.

BPJS Kesehatan menargetkan layanan PIONIR dapat memangkas waktu pelayanan dan waktu tunggu menjadi tujuh menit.

Bagian dari Transformasi Layanan

Akmal mengapresiasi inovasi BPJS Kesehatan Cabang Mataram. Ia menilai PIONIR menjadi bagian dari transformasi layanan dalam rangkaian ulang tahun BPJS Kesehatan tahun ini.

Wakil Wali Kota Mataram, Wakil Bupati Lombok Utara, perwakilan Ombudsman, dan sejumlah pemangku kepentingan bidang kesehatan turut menghadiri peluncuran layanan itu.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transformasi Posyandu NTB Dimulai, Enam Layanan Dasar Jadi Fokus
Wagub NTB Dorong Layanan Kesehatan Digital Tetap Berbasis Kearifan Lokal
Cegah Malaria Sejak Dini, Polisi Dampingi Program MBS
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Loteng Kecam Dugaan Intimidasi Nakes di Puskesmas Pringgarata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:18 WITA

BPJS Kesehatan Mataram Luncurkan Layanan PIONIR, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi Tujuh Menit

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:02 WITA

Transformasi Posyandu NTB Dimulai, Enam Layanan Dasar Jadi Fokus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:58 WITA

Wagub NTB Dorong Layanan Kesehatan Digital Tetap Berbasis Kearifan Lokal

Senin, 20 April 2026 - 16:29 WITA

Cegah Malaria Sejak Dini, Polisi Dampingi Program MBS

Minggu, 19 April 2026 - 14:03 WITA

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Loteng Kecam Dugaan Intimidasi Nakes di Puskesmas Pringgarata

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum

PN Mataram Kekurangan Hakim, 18 Orang Tangani 899 Perkara

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:05 WITA

Ilustrasi

Pendidikan

Revitalisasi Tahap II Sasar 19 TK dan PAUD di Lombok Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:09 WITA