NTB Usulkan Rp 200 Miliar Lebih untuk Tiga Jalan dan Dua Jembatan

Avatar photo

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lalu Kusuma Wijaya

Lalu Kusuma Wijaya

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengusulkan pembangunan dan peningkatan tiga ruas jalan serta dua jembatan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026. Pemprov NTB mengajukan anggaran lebih dari Rp 200 miliar untuk seluruh usulan itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) NTB Lalu Kusuma Wijaya mengatakan program itu bertujuan meningkatkan konektivitas antardaerah.

Pemprov NTB menangani sendiri kerusakan jalan dalam kategori ringan dan sedang. Sementara untuk pekerjaan berat dengan kebutuhan anggaran besar, Pemprov NTB mendorong dukungan pemerintah pusat melalui IJD.

“Kalau ukurannya sifatnya ringan dan sedang kita tangani sendiri, tapi kalau berat dari sisi pelaksanaan dan berat di ongkos, kita coba dorong melalui program IJD,” ujarnya seusai peluncuran Tim Reaksi Cepat Infrastruktur di Kantor Balai Pemeliharaan Dinas PUPRPKP NTB, Mataram, Selasa (21/7).

Baca Juga :  TRC Infrastruktur NTB Tangani Kerusakan Jalan Maksimal 24 Jam setelah Laporan

Banjir Rusak Jembatan di Wera

Sejumlah lokasi masuk dalam usulan program IJD. Lokasi itu antara lain ruas Kebon Ayu–Lembar di Kabupaten Lombok Barat dan ruas Sampungu di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

Pemprov NTB juga mengusulkan penanganan jembatan di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Banjir merusak jembatan itu.

Khusus di Bima, total panjang ruas jalan mencapai 48 kilometer. Pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp 50 miliar untuk menangani ruas itu.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Secara keseluruhan, Pemprov NTB mengajukan anggaran lebih dari Rp 200 miliar untuk tiga ruas jalan dan dua jembatan. Namun, nilai itu masih berstatus usulan.

Pemprov Siapkan Dokumen Teknis

Pemprov NTB kini menyiapkan dokumen untuk mempercepat persetujuan pemerintah pusat. Dokumen itu mencakup desain, rencana anggaran biaya, dan spesifikasi teknis.

Pemprov menargetkan pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan mulai berjalan pada 2027.

“Sekarang kita siapkan desain, rencana anggaran biaya (RAB), dan spesifikasi teknis dulu, sehingga prosesnya bisa lebih cepat dan persetujuannya juga cepat,” katanya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putri Mahkota Swedia Tinjau Sekolah Tahan Gempa dan Layanan Digital di Lombok Utara
Putri Mahkota Victoria Kagumi Songket Sasak, Dengarkan Kisah Perajin Bangkit Pascagempa
Putri Mahkota Swedia Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Racikan 11 Rempah
Belanja 2026 Naik Rp 319 Miliar, Pemprov-DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS Perubahan
Pemkab Lombok Barat Bangun Big Data, Citra Satelit BRIN hingga AI Jadi Basis Kebijakan
Gubernur Iqbal Ingin Hentikan Hibah Uang lewat Pokir DPRD, Ganti dengan Program
Tanpa Open Bidding, BKD NTB Targetkan Pengisian Jabatan Tuntas Akhir September
Nyemulak Jadi Titik Awal Sade Bangkit dari Kebakaran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:08 WITA

Putri Mahkota Swedia Tinjau Sekolah Tahan Gempa dan Layanan Digital di Lombok Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 16:58 WITA

Putri Mahkota Swedia Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Racikan 11 Rempah

Sabtu, 5 September 2026 - 06:54 WITA

Belanja 2026 Naik Rp 319 Miliar, Pemprov-DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS Perubahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:45 WITA

Pemkab Lombok Barat Bangun Big Data, Citra Satelit BRIN hingga AI Jadi Basis Kebijakan

Jumat, 4 September 2026 - 10:22 WITA

Gubernur Iqbal Ingin Hentikan Hibah Uang lewat Pokir DPRD, Ganti dengan Program

Berita Terbaru