MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah pusat mulai membangun Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat pada tahun anggaran 2027. Pemerintah menanggung seluruh biaya pembangunan melalui APBN.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan kepastian itu saat memimpin kunjungan kerja ke Gedung DPRD NTB di Mataram, Rabu (22/7).
Gedung DPRD NTB mengalami kerusakan saat aksi massa pada Agustus 2025. Pemerintah pusat kemudian mengambil alih pembangunan gedung DPRD dan kantor pemerintahan yang mengalami kerusakan saat aksi itu.
Komisi V DPR RI datang ke NTB untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Lasarus menilai DPRD NTB membutuhkan gedung baru agar dapat menjalankan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
Pilih Desain Lumbung Khas NTB
Pemerintah telah menyusun rencana induk pembangunan Gedung DPRD NTB. Tim perencana kini menuntaskan desain bangunan dan menghitung kebutuhan anggaran.
DPRD NTB memilih desain nomor dua dari tiga pilihan. Desain itu mengusung arsitektur lumbung khas NTB.
Tim perencana akan merampungkan desain sebelum mengajukan kebutuhan anggaran. Komisi V DPR RI kemudian membahas usulan anggaran bersama pemerintah.
Lasarus mengatakan pemerintah pusat telah menyiapkan komitmen anggaran. Namun, tim masih membutuhkan desain final untuk menentukan nilai pembangunan secara pasti.
“Anggaran sudah ada, karena sudah jadi komitmen. Tapi berapa pastinya harus dihitung dulu. Karena kita tidak bisa hitung kalau desainnya juga belum selesai. Intinya desain ada, uangnya ada, sudah begitu cukup ya,” katanya.
Komisi V Dorong Lelang Dini
Komisi V DPR RI meminta Kementerian Pekerjaan Umum menggelar lelang dini. Langkah itu dapat mempercepat penandatanganan kontrak setelah pemerintah menetapkan anggaran.
Pemerintah menargetkan proses pembangunan mulai berjalan pada 2027. Kontraktor memiliki target pengerjaan selama 11 bulan.
Lasarus berharap pembangunan dapat berlangsung tanpa hambatan. Komisi V DPR RI juga akan mengawal kebutuhan anggaran dan tahapan pengerjaan.
DPRD NTB Sambut Kepastian Pembangunan
Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda menyambut kepastian dukungan pemerintah pusat. Ia menilai rencana pembangunan itu menjadi kabar baik bagi lembaganya.
Isvie juga menilai waktu 11 bulan cukup untuk menuntaskan pembangunan. Ia berharap pemerintah segera memulai lelang dan kontrak pekerjaan sesuai jadwal.
Pembangunan gedung baru akan mendukung kegiatan DPRD NTB. Gedung itu juga akan menunjang fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan, dan pelayanan masyarakat.








Komentar