Tim Seleksi KPID NTB Matangkan Seleksi Calon Komisioner

Avatar photo

Senin, 6 Juli 2026 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ahsanul Khalik

Ahsanul Khalik

MATARAM, ntbkita.com-Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Nusa Tenggara Barat Periode 2026–2029 mematangkan seluruh mekanisme seleksi. Tim memastikan setiap tahapan berjalan profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan bebas intervensi.

Komitmen itu menguat dalam Rapat Koordinasi Tim Seleksi di Ruang Sidang Komisi I DPRD Provinsi NTB, Senin (6/7/2026). Rapat menghadirkan lima anggota Tim Seleksi, Tim Asesor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tim Medis RSUP Provinsi NTB, Tim Pelaksana, serta Tim Sekretariat Seleksi.

Seleksi calon anggota KPID memiliki arti penting. Proses ini tidak sekadar memilih komisioner baru. Seleksi ini juga memastikan lembaga independen bidang penyiaran dipimpin figur berintegritas, kompeten, independen, dan memiliki komitmen menjaga kualitas penyiaran.

Figur terpilih juga harus mampu melindungi hak masyarakat memperoleh informasi yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab.

Samakan Persepsi

Ketua Tim Seleksi Dr H Ahsanul Khalik mengatakan, rapat koordinasi menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi seluruh unsur yang terlibat.

Menurutnya, seluruh tahapan harus memiliki standar pelaksanaan yang sama. Mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT), tes psikologi, hingga wawancara.

“Kita ingin memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah rapat ini tidak boleh ada lagi perbedaan persepsi dalam melaksanakan tugas masing-masing. Seluruh tahapan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun hukum,” tegas Aka.

Aka menegaskan, integritas menjadi fondasi utama penyelenggaraan seleksi. Karena itu, Tim Seleksi berkomitmen menjaga independensi proses. Setiap peserta akan memperoleh perlakuan yang sama tanpa membedakan latar belakang apa pun.

Tim Seleksi juga menyiapkan dokumentasi lengkap pada seluruh proses. Langkah ini menjadi bentuk akuntabilitas jika muncul pertanyaan atau pengaduan dari masyarakat.

Administrasi Diperketat

Tim Seleksi memberi perhatian khusus pada tahapan seleksi administrasi. Tim menyepakati penggunaan daftar periksa atau checklist yang sama sebagai pedoman verifikasi seluruh persyaratan administrasi peserta.

Baca Juga :  Wagub NTB Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Lido

Tim Sekretariat melakukan verifikasi awal. Sementara validasi akhir menjadi kewenangan Tim Seleksi.

Untuk menjamin keabsahan dokumen, Tim Seleksi tidak hanya memeriksa berkas secara administratif. Tim juga akan melakukan verifikasi dan konfirmasi langsung kepada instansi penerbit dokumen.

Dokumen itu mencakup surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat keterangan bebas narkoba, ijazah, pengalaman kerja, serta dokumen pendukung lain.

“Kita harus memastikan seluruh dokumen yang disampaikan benar-benar sah. Jangan sampai ada dokumen yang secara administratif terlihat memenuhi persyaratan, tetapi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Seluruh keputusan harus didasarkan pada dokumen yang valid, bukan pada asumsi ataupun penafsiran,” ujar Aka.

Siapkan 100 Bank Soal

Pada tahapan tes tertulis, Tim Seleksi bersama BKD Provinsi NTB menyiapkan CAT dengan standar ketat. Tim akan menyusun 100 bank soal sebagai instrumen seleksi.

Materi soal memadukan regulasi penyiaran nasional, kelembagaan KPID, wawasan kebangsaan, perkembangan media digital, serta muatan lokal yang berkaitan dengan karakteristik dan dinamika penyiaran di NTB.

Tim Seleksi juga menyiapkan sistem pengamanan ketat pada proses penyusunan, penyimpanan, hingga pelaksanaan CAT. Langkah ini bertujuan menjaga kerahasiaan soal dan menjamin objektivitas hasil seleksi.

Sebelum ujian berlangsung, Tim Seleksi akan menjalankan simulasi CAT. Tim juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan teknis, termasuk jaringan internet dan pasokan listrik.

Anggota Tim Seleksi Dr Purbatin menegaskan, seluruh instrumen seleksi harus mampu mengukur kompetensi peserta secara objektif.

Menurutnya, seleksi harus menghasilkan calon anggota KPID yang tidak hanya memahami regulasi penyiaran. Calon komisioner juga harus memiliki integritas, independensi, kapasitas kepemimpinan, dan kemampuan menghadapi ekosistem media yang terus berubah.

Ukur Kompetensi Peserta

Anggota Tim Seleksi dari unsur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Aliyah menekankan pentingnya kualitas bank soal. Bank soal menjadi instrumen utama untuk mengukur kompetensi peserta.

Baca Juga :  Pemprov NTB Matangkan Konversi BPR Jadi Syariah

Menurut Aliyah, materi tes harus mampu menggambarkan kemampuan peserta dalam memahami regulasi penyiaran, etika penyiaran, perkembangan media digital, hingga tantangan penyiaran pada era konvergensi media.

Dengan begitu, hasil seleksi benar-benar melahirkan komisioner yang memiliki kapasitas sesuai kebutuhan lembaga.

Selain tes tertulis, Tim Seleksi juga mempersiapkan tes psikologi. Asesor profesional dari UPTD Penilaian Kompetensi BKD Provinsi NTB akan menangani tahapan ini.

Seluruh asesor bekerja berdasarkan standar profesi, kode etik, dan sumpah profesi. Karena itu, proses penilaian harus tetap independen dan objektif.

Hasil tes psikologi akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Tim Seleksi. Penilaian mencakup aspek kepribadian, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, stabilitas emosi, dan kemampuan mengambil keputusan.

Wawancara Pakai Indikator SeragamTim Seleksi KPID NTB Matangkan Seleksi Calon Komisioner

Pada tahapan wawancara, Tim Seleksi menyepakati pedoman pertanyaan dan indikator penilaian yang seragam. Langkah ini untuk meminimalkan subjektivitas.

Wawancara akan fokus menggali integritas, independensi, komitmen terhadap pelayanan publik, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemahaman regulasi penyiaran, serta kesiapan peserta menghadapi tantangan penyiaran di era digital.

Selama proses seleksi berlangsung, Tim Pelaksana, Tim Sekretariat, Tim Asesor BKD, dan Tim Medis RSUP Provinsi NTB menyatakan kesiapan penuh mendukung seluruh tahapan. Dukungan itu diarahkan agar seleksi berjalan tertib, profesional, aman, dan sesuai jadwal.

Aka menegaskan, kredibilitas lembaga berawal dari kredibilitas proses seleksi. Karena itu, seluruh Tim Seleksi berkomitmen menjaga integritas, independensi, dan transparansi pada setiap tahapan.

Melalui sistem seleksi yang terukur, dukungan tenaga profesional, dan mekanisme pengawasan ketat, Tim Seleksi optimistis dapat melahirkan figur terbaik.

Figur itu diharapkan memiliki kapasitas, integritas, dan independensi untuk menjaga kualitas penyiaran. Mereka juga diharapkan mampu memperkuat hak masyarakat memperoleh informasi yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab di NTB.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Gabungan Sita 2,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Lembar
NTB Borong Lima Penghargaan Adinata Syariah 2026
Wagub NTB Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kepastian Hukum Investasi
Proyek Gedung Rawat Inap RSUD Kota Bima Molor
Pengawasan Perda dan Perkada Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah
Biro Hukum dan HAM NTB Sosialisasikan Perda Pencegahan Perkawinan Anak
Kemenkum-Biro Hukum NTB Kawal Perda Berkualitas
Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:46 WITA

Tim Gabungan Sita 2,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Lembar

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:15 WITA

NTB Borong Lima Penghargaan Adinata Syariah 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 22:20 WITA

Tim Seleksi KPID NTB Matangkan Seleksi Calon Komisioner

Senin, 6 Juli 2026 - 19:25 WITA

Wagub NTB Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kepastian Hukum Investasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:28 WITA

Pengawasan Perda dan Perkada Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah

Berita Terbaru

Daerah

NTB Borong Lima Penghargaan Adinata Syariah 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 07:15 WITA

Ahsanul Khalik

Daerah

Tim Seleksi KPID NTB Matangkan Seleksi Calon Komisioner

Senin, 6 Jul 2026 - 22:20 WITA