Polisi Sigap Amankan ODGJ Ngamuk Rusak Rumah Tetangga

Avatar photo

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LombokFokus|Lombok Barat – Seorang pria di Dusun Kekait I, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Jumat (15/5/2026) dini hari, diamankan polisi setelah diduga merusak tembok rumah tetangganya. Terduga pelaku kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan, untuk penanganan lebih lanjut karena diduga mengalami gangguan kejiwaan atau ODGJ.

“Begitu menerima laporan dari kepala dusun, anggota kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra saat dikonfirmasi.

Peristiwa pengrusakan itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Korban diketahui bernama H. Munakib (65), warga setempat. Tembok rumah korban yang terbuat dari kalsiboard, mengalami kerusakan setelah dipukul terduga pelaku inisial MH (39).

Baca Juga :  Dana Rp 5 Miliar Masuk Silpa, Jalan Batu Bolong–Nuraksa Mandek

Menurut informasi awal, pelaku menuduh korban mengintip saat dirinya mandi untuk persiapan salat tahajud. Dugaan tersebut memicu emosi, hingga pelaku mendatangi rumah korban dan melakukan pengrusakan.

“Personel piket SPKT bersama fungsi bergerak cepat ke TKP, untuk mengendalikan situasi dan memberi rasa aman kepada warga sekitar,” kata Iptu Adnyana Putra.

Setelah diamankan, petugas membawa terduga pelaku ke Puskesmas Gunungsari untuk pemeriksaan awal. Usai proses administrasi dan koordinasi, yang bersangkutan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Mataram, untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Baca Juga :  Gedung Baru DPRD NTB Dirancang Miliki PLTS dan SPKLU

“Langkah ini kami tempuh, agar yang bersangkutan memperoleh penanganan yang tepat sesuai kondisi yang dialami,” ucap Kapolsek Adnyana.

Kapolsek Gunungsari menambahkan, pendekatan humanis tetap dikedepankan dalam penanganan kasus yang melibatkan dugaan gangguan kejiwaan, sambil tetap menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan situasi serupa, agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” tutup Adnyana.(djr)

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun
Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah
Karhutla NTB Capai 8.895 Hektare, Pemprov NTB Perkuat Kesiapsiagaan
Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran
BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong
NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026
Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WITA

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:23 WITA

BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:35 WITA

NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026

Berita Terbaru

Event Ekraf Mania

Ekonomi

Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:50 WITA