NTB Borong Lima Penghargaan Adinata Syariah 2026

Avatar photo

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi nasional. NTB memborong lima penghargaan pada Malam Penganugerahan Anugerah Adinata Syariah 2026 di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi NTB hadir mewakili Gubernur NTB Dr H Lalu Muhamad Iqbal. Acara itu diselenggarakan CNN Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Raih Lima Kategori

Pada ajang nasional ini, NTB meraih lima penghargaan. Masing-masing kategori Rencana Aksi Daerah, Wakaf, Keuangan Mikro Syariah, Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Pariwisata Ramah Muslim.

Penghargaan diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan kementerian dan lembaga negara. Di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Menteri Pariwisata, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

Kehadiran pejabat tinggi negara itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Bukti Komitmen Ekonomi Syariah

Anugerah Adinata Syariah menjadi bentuk apresiasi CNN Indonesia bersama KNEKS kepada pemerintah daerah. Penghargaan diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen, inovasi, kontribusi nyata, dan tata kelola yang baik dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Baca Juga :  Delegasi NTB Telusuri Koleksi Budaya Lombok dan Bima di Museum Australia

Penilaian dilakukan dewan juri independen berdasarkan berbagai indikator pembangunan ekosistem ekonomi syariah.

Lima penghargaan itu menjadi bukti pembangunan ekonomi syariah di NTB berjalan terarah. Capaian ini juga dinilai memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Berbagai program strategis turut mendapat pengakuan nasional. Mulai dari implementasi Rencana Aksi Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah, pengembangan wakaf produktif, penguatan keuangan mikro syariah, inovasi ekonomi syariah, hingga pengembangan pariwisata ramah muslim.

Perkuat Posisi NTB

Prestasi ini semakin mengukuhkan NTB sebagai salah satu provinsi yang konsisten menjadi pelopor pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Capaian itu juga sejalan dengan visi pembangunan “NTB Makmur Mendunia”. Visi ini diarahkan untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global dengan tetap berlandaskan nilai religius dan kearifan lokal.

Baca Juga :  DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan prestasi ini.

Apresiasi diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) NTB, Bank Indonesia Perwakilan NTB, OJK Provinsi NTB, BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia, BUMD, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, perguruan tinggi, pondok pesantren, serta seluruh masyarakat NTB.

Motivasi Terus Berinovasi

“Lima penghargaan nasional ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat. Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola, dan mempercepat terwujudnya NTB Makmur Mendunia melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi NTB usai menerima penghargaan.

Dengan capaian ini, Pemerintah Provinsi NTB optimistis dapat memperkuat posisi sebagai salah satu daerah rujukan nasional dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Pemprov NTB juga berharap capaian itu dapat memberi kontribusi nyata terhadap terwujudnya Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA