Di Tengah Disrupsi AI, Wagub NTB Dorong Pemimpin Adaptif

Avatar photo

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri. (humas pemprov ntb)

Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri. (humas pemprov ntb)

MATARAM, ntbkita.com-Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri mengingatkan aparatur pemerintah agar tidak hanya mengandalkan kemampuan administratif. Di tengah disrupsi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), pemimpin birokrasi harus mampu membaca perubahan dan membawa solusi bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Umi Dinda saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Selasa (2/6).

Kegiatan itu dibuka Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq. Sebanyak 61 peserta dari berbagai instansi ikut dalam pelatihan ini. Mereka berasal dari Kementerian Desa, Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi NTB, serta pemerintah kabupaten/kota se-NTB.

“AI mungkin dapat menggantikan banyak pekerjaan administratif, tetapi tidak akan pernah menggantikan kemampuan seorang pemimpin dalam mengambil keputusan, membangun kepercayaan, dan menyatukan berbagai kepentingan untuk tujuan yang lebih besar,” kata Wagub NTB.

Umi Dinda mengatakan, birokrasi sedang menghadapi perubahan besar. Tantangan tidak hanya datang dari perkembangan teknologi digital dan AI. Pemerintah juga menghadapi tantangan geopolitik global, ancaman krisis pangan dan energi, serta dampak perubahan iklim.

Baca Juga :  Polemik Ritel Modern Ditutup di Loteng, Anggota Komisi IX DPR RI Singgung Nasib Pekerja

Karena itu, birokrasi tidak bisa lagi bergerak dengan pola kerja lama. Aparatur pemerintah perlu lebih adaptif, inovatif, dan mampu memberi solusi nyata.

“Birokrasi tidak boleh lagi hanya bekerja secara administratif. Pemimpin harus mampu membaca perubahan, membangun inovasi, dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

AI dan Sentuhan Manusia

Umi Dinda menilai AI bisa membantu mempercepat pelayanan publik. Teknologi itu juga dapat membantu pengolahan data pemerintahan. Namun, kepemimpinan tetap membutuhkan kemampuan manusia.

Menurut dia, pemimpin harus mampu mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Pemimpin juga harus membangun kepercayaan publik dan menjaga kolaborasi lintas kepentingan.

Dalam kesempatan itu, Umi Dinda menyoroti pentingnya penguatan kapasitas aparatur sipil negara. Ia mengapresiasi kembalinya pelaksanaan PKN Tingkat II di NTB setelah vakum selama delapan tahun.

Baca Juga :  PAPPRI NTB Diharapkan Gerakkan Ekosistem Musik Daerah

Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk menyiapkan pemimpin birokrasi yang siap menghadapi perubahan zaman.

“Pengalaman adalah modal yang sangat berharga, tetapi tantangan masa depan membutuhkan pemimpin yang terus belajar, beradaptasi, dan berani melakukan terobosan,” katanya.

Dorong Peran Perempuan

Umi Dinda juga mendorong peran perempuan dalam kepemimpinan birokrasi. Menurut dia, kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan kompetensi.

Pemimpin juga harus mampu membangun kepercayaan. Selain itu, pemimpin perlu menghadirkan pengaruh positif bagi lingkungan kerja.

Indah menegaskan, penguatan kepemimpinan birokrasi menjadi bagian penting untuk mendukung agenda pembangunan NTB. Terutama pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata berkualitas.

“Yang dibutuhkan hari ini bukan sekadar birokrat yang mampu menjalankan aturan, tetapi pemimpin yang mampu membaca perubahan, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” ujar dia.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendagri Siapkan Formula Remunerasi Kepala Daerah untuk Tekan Korupsi
Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Gubernur Iqbal Ajak Warga Nobar di Halaman Bumi Gora
BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda
Wamendagri Bima Arya Puji Kehebatan Negosiasi Gubernur NTB Lalu Iqbal dengan Pemerintah Pusat
Gubernur Se-Indonesia Berkumpul di Senggigi, Bahas UMKM dan Fiskal
Pemprov NTB Dorong GTRA Percepat Penyelesaian Konflik Agraria
Mulai 20 Juli, Jalan Dakota Mataram Uji Coba Satu Arah
Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:47 WITA

Kemendagri Siapkan Formula Remunerasi Kepala Daerah untuk Tekan Korupsi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:39 WITA

Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Gubernur Iqbal Ajak Warga Nobar di Halaman Bumi Gora

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WITA

BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:22 WITA

Wamendagri Bima Arya Puji Kehebatan Negosiasi Gubernur NTB Lalu Iqbal dengan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:30 WITA

Gubernur Se-Indonesia Berkumpul di Senggigi, Bahas UMKM dan Fiskal

Berita Terbaru