Kapal Wisata Tenggelam di Bima, 45 Orang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Avatar photo

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA, ntbkita.com-Tim SAR gabungan menyelamatkan 45 penumpang dan awak kapal wisata yang tenggelam di perairan Tanjung Katupa, Kabupaten Bima. Seluruh korban selamat dalam insiden pada Kamis (16/7) malam.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan, insiden terjadi sekitar pukul 19.45 WITA. Saat itu, kapal sedang berlayar dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo.

“Kapal dilaporkan dihantam gelombang tinggi hingga akhirnya tenggelam,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Mataram, Jumat (17/7).

Kapal Angkut 37 Penumpang dan Delapan ABK

Dalam peristiwa tersebut, kapal membawa 45 orang. Jumlah itu terdiri atas 37 penumpang dan delapan anak buah kapal.

Sebanyak 16 orang merupakan warga negara Indonesia. Sementara itu, 29 orang lainnya merupakan warga negara asing.

Baca Juga :  Pemancing 68 Tahun Hilang di Selong Belanak, Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian

Tim membawa seluruh korban ke Kapal Majestic dan Kapal Sultan. Kapal Sultan menampung 17 orang, sedangkan Kapal Majestic membawa 28 orang.

“Para korban dievakuasi ke Kapal Majestic dan Sultan. Sebanyak 17 orang dievakuasi ke Kapal Sultan, sementara 28 orang lainnya berada di Kapal Majestic,” kata Hariyadi.

Seluruh Korban Tiba di Pelabuhan Bima

Tim menyelesaikan proses evakuasi pada Jumat (17/7) pukul 02.45 WITA. Selanjutnya, KM Amokti Palapa membawa para penumpang dan awak kapal menuju Pelabuhan Bima.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan seluruh penumpang dan kru. Alhamdulillah, kerja keras tim di lapangan membuahkan hasil. Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan telah tiba pada pukul 09.23 Wita di Pelabuhan Bima dengan menggunakan KM Amokti Palapa untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Pendaki 17 Tahun Dievakuasi dari Jurang 100 Meter di Gunung Rinjani

Seluruh korban tiba di Pelabuhan Bima pukul 09.23 WITA. Tim kemudian menutup operasi pencarian dan pertolongan setelah memastikan semua korban selamat.

Tim Gabungan Terlibat dalam Evakuasi

Operasi melibatkan Pos SAR Bima, Polairud Polres Bima, KSOP Bima, dan SROP Bima. BPBD Kabupaten Bima serta KUPP Labuhan Lombok juga turut membantu.

Tim turut memanfaatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kolaborasi berbagai unsur mempercepat proses penyelamatan seluruh penumpang dan awak kapal.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaki 17 Tahun Dievakuasi dari Jurang 100 Meter di Gunung Rinjani
Pemancing 68 Tahun Hilang di Selong Belanak, Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian
Bekas Kafe Blue Safir di Batulayar Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Kantor Desa Sampungu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Nelayan Hilang di Teluk Awang Ditemukan Meninggal
Nelayan Hilang di Perairan Teluk Awang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
‎Seorang Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Hendak Mendaki Gunung Rinjani
Polsek Respons Cepat Usai Kebakaran, Talud Ambles, dan Longsor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:18 WITA

Pendaki 17 Tahun Dievakuasi dari Jurang 100 Meter di Gunung Rinjani

Senin, 27 Juli 2026 - 07:51 WITA

Pemancing 68 Tahun Hilang di Selong Belanak, Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian

Senin, 27 Juli 2026 - 00:49 WITA

Bekas Kafe Blue Safir di Batulayar Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:57 WITA

Kapal Wisata Tenggelam di Bima, 45 Orang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:13 WITA

Kantor Desa Sampungu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA