Mulai 20 Juli, Jalan Dakota Mataram Uji Coba Satu Arah

Avatar photo

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MATARAM, ntbkita.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB berencana memulai uji coba satu arah di Jalan Dakota, Rembiga, Kota Mataram, pada 20 Juli 2026.

Skema tersebut dipilih Dinas Perhubungan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Dr. Wahidin dan kawasan Dakota. Arus kendaraan biasanya meningkat pada pagi dan sore hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin mengatakan, pengendara menuju arah utara harus melintasi Jalan Dakota.

Pengendara dari Jalan Dr. Wahidin tidak boleh berbelok ke Jalan Dakota. Mereka harus melaju ke selatan hingga Lampu Merah Rembiga.

Arus Bergerak dari Simpang AU RI

Dishub mengarahkan kendaraan dari Simpang AU RI menuju Simpang Dakota. Pengendara tidak dapat melaju dari arah sebaliknya selama uji coba.

Baca Juga :  Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya

Zulkarwin menjelaskan, Dishub Provinsi NTB memimpin pengaturan arus karena Jalan Dakota berstatus jalan nasional.

Pemerintah sebelumnya telah membuka Jalan Dakota untuk membantu mengurai kepadatan. Namun, langkah itu belum mengurangi kemacetan secara maksimal.

Dishub kemudian memilih sistem satu arah sebagai skema lanjutan. Pemerintah berharap pola itu dapat memperlancar arus di Jalan Dr. Wahidin dan kawasan Rembiga.

Petugas Fokus pada Jam Sibuk

Dishub Kota Mataram membantu Dishub NTB dan kepolisian selama masa uji coba. Petugas fokus mengatur kendaraan pada pagi dan sore hari.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur

Dishub juga menyiapkan rambu pada sejumlah titik. Rambu itu membantu pengendara mengenali perubahan jalur.

“Bentuk dukungan kami selain sosialisasi, kami juga akan siagakan petugas untuk membantu Dishub NTB dan aparat Kepolisian,” katanya.

Dishub meminta pengendara mematuhi rambu dan arahan petugas. Pemerintah juga terus menyosialisasikan perubahan arus kepada masyarakat.

Dishub sebelumnya memakai sistem satu arah secara situasional. Kini, pemerintah menguji skema itu secara berkelanjutan dari Simpang AU RI menuju Simpang Dakota.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton
Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA
Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi
Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI
Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN
Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama
Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA