PAPPRI NTB Diharapkan Gerakkan Ekosistem Musik Daerah

Avatar photo

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penguatan ekonomi kreatif melalui sektor musik. Kehadiran Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) diharapkan mampu membangun ekosistem musik yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

Dukungan itu disampaikan Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPD PAPPRI NTB serta DPC PAPPRI kabupaten/kota se-NTB periode 2025–2030 di Hotel Lombok Raya, Selasa (7/7).

Pelantikan dilakukan Ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas. Wagub Dinda mengapresiasi kehadiran jajaran DPP PAPPRI di NTB. Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan menjadi awal lahirnya organisasi yang semakin kuat, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan seni musik di daerah kita,” ujar Wagub Dinda.

Menurutnya, industri musik memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi kreatif. Sektor ini melibatkan banyak mata rantai usaha. Mulai dari pencipta lagu, penyanyi, pemusik, produser, penyelenggara pertunjukan, hingga pelaku usaha kreatif lain.

Karena itu, Pemprov NTB menempatkan pengembangan industri musik sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis kreativitas dan inovasi.

“Di balik sebuah karya musik terdapat nilai ekonomi, oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB memandang pengembangan industri musik sebagai bagian dari strategi membangun ekonomi daerah berbasis kreativitas dan inovasi,” jelas Wagub Dinda.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal dan Danlanal Mataram Perkuat Sinergi Pengamanan Perairan NTB

Perlindungan Hak Cipta Jadi Perhatian

Pemprov NTB juga menekankan pentingnya perlindungan hak cipta. Hal ini dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem musik yang sehat.

PAPPRI diharapkan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi pelaku seni. Terutama terkait hak cipta, hak terkait, serta sistem royalti.

“Dengan perlindungan yang baik, semangat berkarya akan terus tumbuh dan industri musik daerah akan berkembang secara berkelanjutan,” tegas Wagub Dinda.

Ia juga mengajak PAPPRI terus mengangkat kekayaan musik tradisional NTB. Musik daerah dinilai bisa menjadi identitas budaya sekaligus media promosi pariwisata.

“Lagu-lagu daerah yang dikemas secara kreatif dapat menjadi identitas sekaligus media promosi destinasi wisata NTB. Ketika seni, budaya, dan pariwisata berjalan beriringan, manfaatnya akan dirasakan masyarakat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan dan semakin kuatnya citra NTB sebagai daerah yang kaya budaya dan kreativitas,” ungkap Wagub Dinda.

Seluruh Kabupaten/Kota Punya DPC PAPPRI

Ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas menyebut NTB memiliki posisi strategis dalam organisasi PAPPRI. Sebab, seluruh kabupaten/kota telah memiliki kepengurusan DPC.

Baca Juga :  Wagub NTB Minta Insan Olahraga Bersatu untuk PON 2028

“NTB memiliki arti khusus bagi PAPPRI. Dari 10 kabupaten/kota, semuanya telah memiliki DPC PAPPRI. Ini menjadi modal besar untuk membangun organisasi yang kuat hingga ke daerah,” ujar Tony.

Ia optimistis kepengurusan PAPPRI NTB periode 2025–2030 mampu memperkuat eksistensi musisi daerah. Pengurus juga diharapkan dapat memberi kontribusi bagi kemajuan musik Indonesia.

“Saya yakin kepengurusan PAPPRI NTB mampu menjalankan amanah ini dengan baik, memperkuat eksistensi musisi daerah, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan musik Indonesia,” kata Tony.

Ketua DPD PAPPRI NTB Maskahyangan menjelaskan, selama lima tahun terakhir PAPPRI NTB terus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat.

Sinergi itu dilakukan melalui berbagai program. Mulai dari penyelenggaraan Hari Musik Nasional, Musyawarah Nasional PAPPRI Tahun 2022 di Mataram, bakti sosial, pencarian talenta muda, hingga pembinaan musisi jalanan.

Ke depan, PAPPRI NTB berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya membangun ekosistem musik yang semakin maju dan berkelanjutan.

“Harapan kami, PAPPRI dapat terus menjadi wadah bagi seluruh insan musik NTB untuk berkarya, mengembangkan potensi, sekaligus mendukung program pembangunan daerah melalui seni dan budaya,” pungkas Maskahyangan.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA