Polisi Periksa Puluhan Saksi Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 9 Mataram

Avatar photo

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Polresta Mataram terus mendalami dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMAN 9 Mataram. Penyidik memeriksa puluhan saksi dari lingkungan sekolah.

Kasatreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra membenarkan pemeriksaan itu. Polisi meminta keterangan sejumlah pihak untuk menelusuri pengelolaan dana BOS di sekolah itu.

“Sudah puluhan saksi diperiksa dalam penyelidikan,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).

Dharma mengatakan, polisi tidak hanya meminta keterangan guru. Penyidik juga memeriksa jajaran manajemen sekolah yang mengetahui proses penggunaan anggaran.

“Sudah semua diperiksa, ada kepala sekolah, kepala tata usaha dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejari Mataram Serahkan Gedung LCC ke Bank Sinarmas

Namun, Dharma belum membuka hasil pemeriksaan para saksi. Ia mengatakan, polisi masih menjalankan proses penyelidikan.

“Belum bisa kami buka secara rinci. Yang jelas perkara ini masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, penyidik sebelumnya memeriksa sejumlah pejabat sekolah dan tenaga pendidik secara maraton pada Kamis (4/6/2026). Pemeriksaan itu untuk mendalami dugaan penyimpangan penggunaan dana BOS tahun anggaran 2021 hingga 2022.

Penyidik juga mendalami sejumlah kegiatan dan pengadaan yang memakai dana BOS.

Berdasarkan data platform Jaga.id milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), SMAN 9 Mataram menerima dana BOS Rp1,22 miliar pada 2021. Sekolah itu juga menerima Rp1,26 miliar pada 2022.

Baca Juga :  Utang Piutang Berujung Duel Maut, Remaja 19 Tahun Tewas di Kos-kosan Kota Mataram

Pada 2021, penyaluran dana BOS berlangsung empat tahap. Namun, data Jaga.id belum menampilkan laporan penyaluran tahap kedua hingga tahap keempat.

Sementara pada 2022, penyaluran dana BOS berlangsung tiga tahap. Total anggaran pada tahun itu mencapai Rp1,26 miliar.

Hingga kini, penyidik masih mendalami keterangan saksi dan dokumen terkait. Polisi ingin memastikan ada atau tidak unsur perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan anggaran itu.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DJ Perempuan di Bima Ditangkap Polisi, 11 Paket Sabu Seberat 12,42 Gram Disita
Pengadilan Tinggi NTB Ubah Vonis Tiga Terdakwa Korupsi Dermaga Labuhan Haji
Kasus Dugaan Santri Dibakar di Lombok Tengah Masuk Tahap Penyelidikan
Pengusaha Ungkap Dugaan Transaksi Titik Dapur MBG di NTB, Mengaku Diminta Setor Rp 300 Juta
Polisi Usut Dugaan Pembakaran Tiga Santri di Lombok Tengah
Kejari Mataram Serahkan Gedung LCC ke Bank Sinarmas
Eks Kepala Desa Akar-Akar Lombok Utara Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Kerugian Negara Rp 551 Juta
WNA Australia Ditangkap di Lombok Utara, Selundupkan Liquid Vape Berisi Ekstrak Ganja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:50 WITA

Polisi Periksa Puluhan Saksi Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 9 Mataram

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:00 WITA

DJ Perempuan di Bima Ditangkap Polisi, 11 Paket Sabu Seberat 12,42 Gram Disita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:09 WITA

Pengadilan Tinggi NTB Ubah Vonis Tiga Terdakwa Korupsi Dermaga Labuhan Haji

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:56 WITA

Kasus Dugaan Santri Dibakar di Lombok Tengah Masuk Tahap Penyelidikan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:20 WITA

Pengusaha Ungkap Dugaan Transaksi Titik Dapur MBG di NTB, Mengaku Diminta Setor Rp 300 Juta

Berita Terbaru

Dapur MBG yang dikelola anak DPRD NTB

Daerah

Anak Anggota DPRD NTB Diduga Kelola Tujuh Dapur MBG di Bima

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:19 WITA

Menteri PU saat melakukan kunjungan ke NTB.

Daerah

Menteri PU Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Lombok Utara

Minggu, 7 Jun 2026 - 19:41 WITA