LOMBOK TIMUR, ntbkita.com-Polres Lombok Timur menangkap tiga terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Rabu (22/7/2026). Polisi juga menyita sembilan sepeda motor dari sejumlah lokasi.
Ketiga terduga pelaku berinisial AS (25), AS (36), dan LIP (29). Dua orang berinisial AS berasal dari Kecamatan Terara.
LIP berdomisili di Kecamatan Terara. Namun, kartu tanda penduduknya mencatat alamat di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Lalu Rusmaladi mengatakan polisi mengungkap kasus itu melalui penyelidikan dan pengembangan.
“Ketiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial A.S. (25), warga Kecamatan Terara, A.S. (36), warga Kecamatan Terara, dan L.I.P. (29), yang berdomisili di Kecamatan Terara serta tercatat beralamat sesuai KTP di Kabupaten Sumbawa Barat,” ungkap Iptu Lalu Rusmaladi dalam keterangan resminya, Jumat (24/7).
Polisi Sita Sembilan Sepeda Motor
Polisi menduga sembilan sepeda motor itu berkaitan dengan tindak pidana curanmor. Barang bukti terdiri atas berbagai jenis dan merek kendaraan.
Jenis kendaraan mencakup Suzuki Smash, Suzuki Shogun, Yamaha Mio, Honda Scoopy, Yamaha Mio Soul, Honda Revo, dan Honda Vario.
Tim kemudian bergerak menuju sejumlah lokasi penyimpanan kendaraan. Lokasi itu mencakup sebuah rumah di wilayah Desa Rarang, Dusun Salang, Desa Suradadi, sebuah rumah di Dusun Kebon Daya, Desa Terara, serta Dusun Kebon Dile, Desa Rarang.
Petugas menemukan sejumlah kendaraan dari lokasi itu. Polisi kemudian membawa seluruh barang bukti ke Polres Lombok Timur.
Pisau Ikut Masuk Barang Bukti
Polisi juga menyita sebilah pisau dari rumah salah seorang terduga pelaku. Penyidik akan memeriksa keterkaitan pisau itu dengan perkara.
Sementara itu, polisi belum menemukan kunci T. Berdasarkan keterangan awal para terduga pelaku, alat itu terjatuh saat mereka berupaya melarikan diri dari kejaran petugas.
Penyidik kini memeriksa ketiga terduga pelaku dan seluruh barang bukti di Polres Lombok Timur.
Polisi juga terus mengembangkan kasus untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun jaringan curanmor.










Komentar