Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok di Pekat

Avatar photo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dompu

Bupati Dompu

DOMPU, ntbkita.com-Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar peresmian Rumah Produksi Rokok Perusahaan Rokok (PR) Imilna Bumen Mandiri Bersinar di Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Kamis (4/6/2026).

Bupati Dompu Bambang Firdaus meresmikan langsung rumah produksi rokok itu. Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 1614/Dompu, Kepala Bea Cukai Pulau Sumbawa, Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Disperindag, Camat Pekat, Kapolsek Pekat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita, insan pers, dan elemen penting lainnya.

Bambang mengapresiasi peresmian rumah produksi rokok di Desa Kadindi Barat. Ia menyebut kegiatan yang diinisiasi Dinas Perindag Kabupaten Dompu ini bisa meningkatkan nilai tambah produk lokal berupa tembakau.

Menurut Bambang, kehadiran rumah produksi rokok juga memberi dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru.

Selama ini, Kabupaten Dompu dan Kecamatan Pekat khususnya, lebih dikenal sebagai daerah produksi tembakau. Petani langsung menjual tembakau ke luar daerah. Kini, rumah produksi rokok di bawah PR Imilna Bumen Mandiri Bersinar memberi peluang pengolahan tembakau menjadi produk rokok.

Baca Juga :  Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni

Bambang mengatakan, perubahan itu membuat nilai tambah tembakau meningkat. Produk rokok hasil olahan lokal bisa dijual di daerah sendiri dan daerah lain.

Rumah Produksi Ubah Citra Dompu

Bambang menjelaskan, kehadiran rumah produksi rokok mengubah citra Kabupaten Dompu. Daerah ini tidak hanya menghasilkan tembakau, tetapi juga mampu mengolah tembakau menjadi produk rokok.

“Perubahan keadaan tersebut menjadi hal yang membanggakan bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Dompu”, ujarnya.

Bambang juga mengatakan, rumah produksi rokok ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengerem laju rokok ilegal. Selain itu, kegiatan produksi rokok membuka sumber pemasukan bagi negara melalui cukai rokok.

“Dengan kehadiran pabrik rokok yang diresmikan ini laju peredaran rokok ilegal yang merugikan pendapatan negara bisa direm dan menjadi potensi baru untuk peningkatan sumber pemasukan bagi negara berupa cukai”, sebutnya.

Bambang mengingatkan Dinas Perindag dan pemilik rumah produksi rokok agar terus meningkatkan kualitas produk. Ia meminta pelaku usaha memperhatikan cita rasa, kemasan, dan aspek lain agar produk mampu bersaing dengan rokok yang sudah beredar.

Baca Juga :  WNA Australia Pemilik Penginapan di Dompu Dideportasi, Diduga Salahi Izin Tinggal

“Berkaitan dengan kualitas baik itu cita rasa maupun kemasannya perlu selalu diperhatikan sehingga produk rokok yang dihasilkan mendapat tempat di hati konsumen”, ujarnya mengingatkan.

Pemda Serahkan BLT DBHCHT

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Dompu juga menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui dana DBHCHT tahun 2026 kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Khusus Kecamatan Pekat, penerima bantuan berjumlah 84 orang. Rinciannya, buruh tani tembakau 54 orang, WRSE 9 orang, penyandang disabilitas 7 orang, anak terlantar 4 orang, lanjut usia 4 orang, petani tembakau 3 orang, dan korban bencana alam 3 orang.

Peresmian berlangsung khidmat, aman, tertib, dan lancar. Kegiatan itu ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, dan peninjauan ruang produksi oleh bupati bersama rombongan.

Seusai peresmian rumah produksi rokok, kegiatan berlanjut dengan peninjauan sentra peternakan ayam petelur yang diusahakan Kelompok Peternak “So Kalate” di Desa Kadindi Barat.

Rombongan juga meninjau pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nangamiro. Kegiatan berakhir dengan peninjauan potensi Pantai Nangamiro.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya
Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur
Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI
Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen
Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat
Gubernur Iqbal Serahkan Radiogram, Wabup Nurul Adha Jalankan Tugas Bupati Lobar
TRC Infrastruktur NTB Tangani Kerusakan Jalan Maksimal 24 Jam setelah Laporan
NTB Usulkan Rp 200 Miliar Lebih untuk Tiga Jalan dan Dua Jembatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:51 WITA

Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:14 WITA

Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:13 WITA

Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:10 WITA

Gubernur Iqbal Serahkan Radiogram, Wabup Nurul Adha Jalankan Tugas Bupati Lobar

Berita Terbaru

Ilustrasi

Pendidikan

Revitalisasi Tahap II Sasar 19 TK dan PAUD di Lombok Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:09 WITA