Jelang Musorprov KONI NTB, Gubernur Iqbal Minta Semua Pihak Turunkan Tensi

Avatar photo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

MATARAM, ntbkita.com-Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meminta seluruh insan olahraga menjaga suasana tetap tenang menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.

Musorprov akan menentukan Ketua KONI NTB periode 2026–2030. Namun, Iqbal mengingatkan pergantian kepemimpinan jangan sampai memecah soliditas dunia olahraga daerah.

Menurutnya, NTB memiliki agenda jauh lebih besar di depan. Daerah ini harus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2028 bersama Nusa Tenggara Timur dan Daerah Khusus Jakarta.

Karena itu, Iqbal meminta seluruh pihak mengubah dinamika menjelang Musorprov menjadi energi positif untuk memperkuat persiapan PON.

“Tidak ada yang perlu diperdebatkan, tidak ada yang perlu membuat kita harus naik tensi. Kita jalani ini dengan kalem, kita jalani ini dengan tenang,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

Iqbal Sudah Berkomunikasi dengan Mori Hanafi

Iqbal menilai tingginya perhatian masyarakat terhadap pemilihan Ketua KONI menunjukkan kepedulian terhadap masa depan olahraga NTB.

Namun, ia meminta semua pihak mengelola antusiasme itu secara dewasa. Menurutnya, ketegangan justru dapat mengganggu kekompakan insan olahraga.

Karena itu, Iqbal terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak menjelang Musorprov.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua KONI NTB Mori Hanafi, KONI Pusat, serta pihak lain yang berkaitan dengan proses pergantian kepemimpinan.

“Saya terus berkomunikasi dengan Pak Haji Mori Hanafi, dengan KONI Pusat, dan semua pihak. Kita sepakat bahwa proses ini harus berjalan dengan damai, baik, dan lancar,” tegasnya.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2026 Bidik Lebih dari 145 Ribu Penonton

Melalui komunikasi itu, Iqbal ingin menjaga proses transisi berjalan kondusif dan tetap membawa semangat sportivitas.

PON 2028 Butuh Soliditas Insan Olahraga

Menurut Iqbal, Musorprov hanya satu tahapan dalam perjalanan olahraga NTB.

Setelah agenda itu selesai, seluruh kekuatan olahraga harus kembali fokus mempersiapkan PON 2028.

NTB bersama Nusa Tenggara Timur dan Daerah Khusus Jakarta akan mengemban tanggung jawab sebagai tuan rumah.

Karena itu, persiapan membutuhkan waktu panjang, koordinasi lintas sektor, serta kekompakan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Iqbal menilai konflik internal hanya akan menguras energi yang seharusnya masuk ke persiapan PON.

“Kita ingin memasuki persiapan PON 2028 dengan suasana hati yang senang, damai, karena kita punya beban moral yang sangat berat untuk memastikan PON 2028 berlangsung dengan baik,” katanya.

Selain kesiapan penyelenggaraan, NTB juga harus mempersiapkan pembinaan atlet dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

Karena itu, kepengurusan KONI berikutnya akan menghadapi tugas besar dalam mengonsolidasikan seluruh kekuatan olahraga daerah.

Iqbal Ajak Masyarakat Fokus HUT Ke-81 RI

Di tengah dinamika Musorprov, Iqbal juga mengajak masyarakat mengalihkan perhatian sementara kepada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, momentum kemerdekaan memberi ruang untuk merefleksikan perjalanan sekaligus memperkuat kebersamaan.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Tiket Mulai Dijual

“Mari sementara waktu kita fokus ke persiapan HUT RI. Ini momen yang sangat penting buat kita untuk merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan apa yang ingin kita capai ke depan,” ujarnya.

Setelah momentum kemerdekaan, proses organisasi KONI dapat kembali berjalan sesuai mekanisme.

Iqbal berharap seluruh pihak tetap menjaga komunikasi dan menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan.

Siapa pun Ketua KONI Diminta Rangkul Semua Pihak

Iqbal meyakini setiap figur yang maju dalam Musorprov memiliki keinginan memajukan olahraga NTB.

Karena itu, ia meminta masyarakat melihat pemilihan Ketua KONI sebagai mekanisme organisasi biasa.

Perbedaan dukungan tidak boleh berkembang menjadi konflik yang memecah persaudaraan antarinsan olahraga.

“Tetap tenang, tetap sportif. Semua punya keinginan dan komitmen yang sama untuk melihat NTB lebih baik dalam semua hal, termasuk di dunia olahraga,” tegasnya.

Selanjutnya, siapa pun yang memperoleh amanah memimpin KONI NTB harus segera merangkul seluruh kekuatan olahraga.

Ketua baru juga harus mengarahkan energi organisasi menuju persiapan PON 2028.

Bagi Iqbal, Musorprov menjadi bagian dari demokrasi organisasi. Sementara itu, kesuksesan PON 2028 menjadi tanggung jawab bersama.

Karena itu, Pemprov berharap seluruh dinamika menjelang Musorprov berakhir dengan konsolidasi yang lebih kuat untuk membawa prestasi olahraga NTB semakin tinggi.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Bidik Lebih dari 145 Ribu Penonton
Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB
Pathul Bahri Dinilai Punya Empat Modal Kuat Pimpin KONI NTB
Astindo NTB Gandeng Mitra Malaysia Pasarkan Tiket MotoGP Mandalika 2026
Mahasiswi Farmasi UMMAT Raih Perak Bridge Porprov NTB 2026
Mahasiswa Ummat Raih Perunggu Grasstrack Porprov NTB 2026
Kota Mataram Juara Umum Porprov NTB 2026 dengan 200 Emas
Warga NTB Dapat Diskon 50 Persen Tiket MotoGP Mandalika 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Jelang Musorprov KONI NTB, Gubernur Iqbal Minta Semua Pihak Turunkan Tensi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:17 WITA

MotoGP Mandalika 2026 Bidik Lebih dari 145 Ribu Penonton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:52 WITA

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:48 WITA

Pathul Bahri Dinilai Punya Empat Modal Kuat Pimpin KONI NTB

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:32 WITA

Astindo NTB Gandeng Mitra Malaysia Pasarkan Tiket MotoGP Mandalika 2026

Berita Terbaru

Event Ekraf Mania

Ekonomi

Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:50 WITA