Kemiskinan Lombok Utara Turun Menjadi 20,23 Persen

Avatar photo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Najmul Akhyar

Najmul Akhyar

LOMBOK UTARA, ntbkita.com-Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara kini berada pada kisaran 20,23 persen. Angka itu turun lebih dari 20 poin persentase sejak kabupaten ini berdiri pada 2008.

Saat awal pemekaran, angka kemiskinan Lombok Utara mencapai sekitar 43 persen. Pemerintah daerah pun mencatat penurunan cukup besar selama 18 tahun terakhir.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menilai kerja sama seluruh pihak berperan besar dalam pencapaian itu. Namun, ia meminta semua elemen terus bekerja keras agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Lombok Utara Catat Penurunan Tercepat

Badan Pusat Statistik sebelumnya mencatat angka kemiskinan Lombok Utara pada 2025 sebesar 20,74 persen.

Angka itu turun 3,22 poin persentase dari 23,96 persen pada 2024. Pada periode itu, sekitar 56,43 ribu warga masih masuk kategori miskin.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan 2.397 Hektare Savana Tambora, Balai Telusuri Pelaku

Meski masih mencatat persentase tertinggi di NTB, Lombok Utara membukukan laju penurunan terbesar dibandingkan kabupaten dan kota lain.

Najmul menilai sinergi antarpemangku kepentingan mendorong percepatan penurunan kemiskinan. Karena itu, pemerintah perlu mempertahankan pola kerja bersama agar manfaat pembangunan menjangkau lebih banyak warga.

IPM Naik dan Stunting Menurun

Selain kemiskinan, Pemkab Lombok Utara mencatat perbaikan pada sejumlah indikator pembangunan.

Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat. Sementara itu, prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan.

Perbaikan itu menggambarkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.

Namun, pemerintah daerah masih perlu memperkuat program yang menyentuh kelompok rentan. Pemkab juga harus menjaga ketepatan sasaran agar setiap program memberi dampak langsung.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Kuta Hubungkan Pedagang dengan Industri Pariwisata Mandalika

Efisiensi Anggaran Batasi Ruang Fiskal

Najmul mengakui pemerintah daerah menghadapi tantangan pembangunan yang tidak ringan.

Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membatasi ruang fiskal daerah. Kondisi itu memengaruhi kemampuan Pemkab Lombok Utara dalam membiayai berbagai program prioritas.

Karena itu, pemerintah daerah mencari sumber pembiayaan alternatif agar program pembangunan tetap berjalan.

Pemkab akan memprioritaskan program yang mendukung pengentasan kemiskinan. Selain itu, pemerintah tetap menjaga program pembangunan lain yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi dan pemanfaatan anggaran secara tepat, Pemkab Lombok Utara ingin melanjutkan penurunan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat
KLU Bangun Gedung Inspektorat dan BPBD dengan Anggaran Rp 4,7 Miliar
Pengembang Perumahan di Mataram Wajib Sisihkan 2 Persen Lahan untuk Makam
Gedung Baru DPRD NTB Dirancang Miliki PLTS dan SPKLU
Stok Beras Cadangan Mataram Kosong dan Pengadaan Baru Hanya 3 Ton
BRIDA NTB Cari 15 Riset Terbaik dengan Dana Rp 30 Juta per Proposal
Pemprov NTB Siapkan Cockpit Digital untuk Pantau Pembangunan Secara Real Time
Gubernur Iqbal Dorong Cagar Budaya NTB Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:48 WITA

Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:38 WITA

Kemiskinan Lombok Utara Turun Menjadi 20,23 Persen

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:32 WITA

KLU Bangun Gedung Inspektorat dan BPBD dengan Anggaran Rp 4,7 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Pengembang Perumahan di Mataram Wajib Sisihkan 2 Persen Lahan untuk Makam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:43 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Dirancang Miliki PLTS dan SPKLU

Berita Terbaru

Najmul Akhyar

Daerah

Kemiskinan Lombok Utara Turun Menjadi 20,23 Persen

Rabu, 5 Agu 2026 - 16:38 WITA

Ilustrasi nelayan.

Ekonomi

BBM Subsidi Langka Bikin Aktivitas Nelayan NTB Lumpuh

Rabu, 5 Agu 2026 - 13:23 WITA