Pemprov NTB Matangkan Konversi BPR Jadi Syariah

Avatar photo

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda NTB Abul Chair. (humas pemprov ntb)

Sekda NTB Abul Chair. (humas pemprov ntb)

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mematangkan langkah konversi PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi bank berbasis syariah.

Pemprov NTB menilai perubahan status itu penting untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat. Langkah ini juga memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

Sekretaris Daerah NTB H. Abul Chair mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi berbagai masukan DPRD NTB dalam penyusunan regulasi konversi BPR Syariah.

Ia menyampaikan hal itu dalam sidang paripurna DPRD NTB terkait rancangan peraturan daerah (Ranperda) konversi BPR Syariah inisiatif Pemprov NTB. Sidang berlangsung di ruang sidang utama Kantor Gubernur NTB, Selasa, 2 Juni 2026.

Abul Chair mengatakan, perubahan status BPR harus memperhatikan sejumlah aspek. Mulai dari hukum perbankan, kesiapan sumber daya manusia, tata kelola perusahaan, hingga dukungan teknologi layanan keuangan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah

“Transformasi menuju syariah harus ditopang kesiapan regulasi, SDM, infrastruktur digital, dan core banking system yang memadai,” kata Abul Chair.

Perluas Akses Pembiayaan

Abul Chair menjelaskan, pemerintah perlu menyiapkan harmonisasi aturan transisi. Langkah itu untuk menjaga hak dan kewajiban nasabah maupun perusahaan secara hukum.

Ia menilai konversi BPR juga membuka peluang restrukturisasi pembiayaan. Portofolio syariah yang lebih luas dapat bergerak pada sektor riil masyarakat.

Menurut Abul Chair, keberhasilan BPR Syariah kelak tidak hanya bertumpu pada keuntungan perusahaan. Lembaga itu juga perlu memperluas akses pembiayaan inklusif.

BPR Syariah juga harus membantu masyarakat mengurangi ketergantungan pada praktik rentenir.

“Pemprov sebagai pemegang saham terbesar tetap menerapkan prinsip good governance dan tidak mengintervensi proses bisnis perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga :  KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun

Ia menegaskan, orientasi konversi BPR tidak hanya mengejar keuntungan. Pemprov NTB juga ingin memperkuat kesejahteraan bersama.

“Orientasinya bukan hanya profit, tetapi juga kesejahteraan bersama,” katanya.

Perkuat Ekonomi Syariah

Pemprov NTB melihat konversi BPR sebagai bagian dari penguatan rantai ekonomi syariah daerah.

Skema integrasi itu mencakup hubungan antara Bank NTB Syariah, BPRS, Jamkrida Syariah, koperasi syariah, hingga pelaku UMKM.

Pemerintah berharap BPR Syariah kelak menjadi instrumen pembiayaan yang lebih mudah dijangkau masyarakat kecil.

Sasaran utama pembiayaan itu mencakup pelaku usaha mikro dan sektor produktif di daerah.

Dengan langkah ini, Pemprov NTB ingin memperkuat inklusi pembiayaan. Pemerintah juga ingin mendorong pengembangan ekonomi syariah agar lebih terhubung dengan kebutuhan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIHT Barabali Mulai Beroperasi, Produk Perdana Dikirim ke Pulau Jawa
Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi
Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi
Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar
Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam
Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas
Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:11 WITA

SIHT Barabali Mulai Beroperasi, Produk Perdana Dikirim ke Pulau Jawa

Jumat, 18 September 2026 - 10:09 WITA

Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi

Jumat, 18 September 2026 - 06:30 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WITA

Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar

Minggu, 6 September 2026 - 07:54 WITA

Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA