Satgas Gabungan Sita 409 Bungkus Rokok Ilegal di Gili Air

Avatar photo

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK UTARA, ntbkita.com-Satuan Tugas Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Lombok Utara menggelar operasi gabungan di kawasan wisata Gili Air, Kamis (16/7/2026).

Petugas menyasar rokok tanpa pita cukai serta produk tembakau dengan pita cukai bermasalah. Operasi itu bertujuan menekan peredaran rokok ilegal di kawasan wisata Lombok Utara.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Lombok Utara Totok Surya Saputra mengatakan, rokok ilegal berpotensi merugikan pendapatan negara.

“Sasaran utama dari kegiatan ini adalah menertibkan peredaran rokok tanpa pita cukai atau rokok polos yang berpotensi merugikan pendapatan negara serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Satgas Bagi Personel Menjadi Empat Tim

Pemkab Lombok Utara menjalankan operasi berdasarkan Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor 82.A/16/POLPP/2026 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Operasi Bersama Cukai Tembakau Ilegal Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026.

Baca Juga :  Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi

Satgas membagi personel menjadi empat kelompok kerja. Setiap kelompok menyisir dan memeriksa sejumlah tempat usaha di berbagai titik Gili Air.

“Untuk mengoptimalkan cakupan penyisiran dan pemeriksaan di kawasan pulau tersebut, anggota satgas gabungan dibagi secara taktis ke dalam empat kelompok kerja yang tersebar ke berbagai titik sasaran,” katanya.

Setiap tim melibatkan perangkat daerah pengelola DBHCHT 2026. Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Mataram juga bergabung dalam operasi.

Unsur TNI dan personel Polres Lombok Utara turut memperkuat tim. Kolaborasi lintas instansi itu menjaga operasi tetap aman, tertib, dan menyeluruh.

Sita Rokok dan Tembakau Iris

Petugas memeriksa sejumlah tempat usaha selama operasi. Mereka menemukan ratusan produk hasil tembakau dengan ciri cukai ilegal.

Baca Juga :  Putri Mahkota Swedia Pelajari Cara Warga Karang Bajo Menjaga Hutan dan Mata Air

Satgas menyita 409 bungkus Sigaret Kretek Mesin (SKM) dari berbagai merek. Petugas juga mengamankan 1.180 gram Tembakau Iris (TIS).

“Seluruh barang tersebut disita karena terbukti memenuhi ciri-ciri cukai tembakau ilegal,” katanya.

Produk yang petugas temukan mencakup rokok polos tanpa pita cukai. Petugas juga menemukan produk dengan pita cukai palsu dan bekas pakai.

Temuan lainnya memakai pita cukai yang tidak sesuai peruntukan.

Pedagang Diajari Mengenali Rokok Ilegal

Satgas tidak hanya menjalankan penindakan. Petugas juga mengedukasi masyarakat dan pedagang di Gili Air.

Edukasi itu membantu pedagang mengenali ciri-ciri rokok ilegal. Pemkab Lombok Utara berharap masyarakat tidak lagi menjual maupun mengedarkan produk tembakau ilegal.

Pemerintah juga mengharapkan operasi itu memberi efek jera dan mencegah pelanggaran serupa di wilayah Lombok Utara.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cukli Lombok Tampil di Trade Expo Indonesia 2026, Buka Peluang Pasar Lebih Luas
SIHT Barabali Mulai Beroperasi, Produk Perdana Dikirim ke Pulau Jawa
Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi
Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi
Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar
Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam
Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas
Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:28 WITA

Cukli Lombok Tampil di Trade Expo Indonesia 2026, Buka Peluang Pasar Lebih Luas

Sabtu, 19 September 2026 - 11:11 WITA

SIHT Barabali Mulai Beroperasi, Produk Perdana Dikirim ke Pulau Jawa

Jumat, 18 September 2026 - 10:09 WITA

Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi

Jumat, 18 September 2026 - 06:30 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WITA

Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar

Berita Terbaru