Zulkieflimansyah Bantah Ada Utang Vendor MXGP 2023

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah membantah ada utang kepada vendor dalam penyelenggaraan Motocross Grand Prix (MXGP) 2023. Ia menyampaikan bantahan seusai menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi anggaran Lombok-Sumbawa Motocross Competition (LSMC) 2023 di Gedung Kejati NTB, Mataram, Rabu sore (22/7).

“Enggak ada utang-utang,” kata Zulkieflimansyah.

Sedikitnya 10 vendor tercatat terlibat dalam penyelenggaraan MXGP 2023. RSUD Provinsi NTB juga memberikan dukungan untuk pelaksanaan ajang itu.

Para vendor sebelumnya mengklaim belum menerima pelunasan pembayaran senilai Rp 4 miliar. Klaim itu berkaitan dengan pelaksanaan MXGP 2023 pada akhir Juni hingga awal Juli 2023.

Baca Juga :  Kapolresta Mataram Minta Orang Tua Batasi Anak Keluar Malam

Anggaran Diklaim Sesuai Perencanaan

Zulkieflimansyah menjadi inisiator MXGP 2023 saat menjabat Gubernur NTB. Ia kembali menegaskan penggunaan anggaran telah mengikuti perencanaan.

“Kalau duitnya (anggaran pelaksanaan) sesuai dengan yang direncanakan,” ujarnya.

Ia mengatakan anggaran MXGP 2023 tidak berkaitan dengan pelaksanaan LSMC 2023. Namun, gagasan menggelar LSMC lahir dari inisiatifnya sebagai kepala daerah untuk menyelenggarakan MXGP 2023.

LSMC 2023 berlangsung pada 24–26 November 2023. Menurut Zulkieflimansyah, angka Rp 24 miliar sudah muncul sejak awal perencanaan kebutuhan anggaran MXGP 2023.

“Karena hal tertentu, sehingga tidak bisa dicairkan untuk pelaksanaan MXGP 2023. Akhirnya cair setelah saya tidak menjadi gubernur, kemudian barulah dilaksanakan LSMC ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Jalur Narkoba Cakranegara-Ampenan, Sita 67,46 Gram Sabu dan 271,5 Butir Ekstasi

Kejati NTB Periksa Sejumlah Pihak

Kejati NTB menangani dugaan korupsi dana sponsorship MXGP setelah menerima tindak lanjut laporan vendor yang mengklaim belum memperoleh pelunasan pembayaran.

Jaksa telah meminta klarifikasi dari para vendor. Kejati NTB juga meminta keterangan pihak penyelenggara MXGP 2023, PT Samota Enduro Gemilang.

Selain itu, jaksa memeriksa pejabat dan pegawai Bank NTB Syariah. Bank itu menjadi pihak yang menyokong dana sponsorship kegiatan MXGP.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Mataram Ungkap 54 Kasus Narkotika, 66 Orang Jadi Tersangka
Terjaring OTT KPK, Harta Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini Tercatat Rp 25,56 Miliar
KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Diduga Terkait Fee Proyek
Breaking News: KPK Segel 2 Ruangan Pejabat di Lombok Barat, Bupati LAZ Diperiksa di Mako Brimob
Kejati NTB Bakal Panggil Kepala SMAN 1 Kempo soal Dugaan Korupsi Dana BOS
Kejari Loteng Soroti Celah Korupsi dalam Pengadaan e-Katalog
Polda NTB Lindungi Dua Santri Korban Terbakar dari Tekanan
Jaksa Panggil Ulang Mantan Kadispar NTB, Jadwalkan Pemeriksaan Pekan Depan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:02 WITA

Polresta Mataram Ungkap 54 Kasus Narkotika, 66 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:47 WITA

Zulkieflimansyah Bantah Ada Utang Vendor MXGP 2023

Senin, 20 Juli 2026 - 19:52 WITA

Terjaring OTT KPK, Harta Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini Tercatat Rp 25,56 Miliar

Senin, 20 Juli 2026 - 16:28 WITA

KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Diduga Terkait Fee Proyek

Senin, 20 Juli 2026 - 13:21 WITA

Breaking News: KPK Segel 2 Ruangan Pejabat di Lombok Barat, Bupati LAZ Diperiksa di Mako Brimob

Berita Terbaru

Hukum

Zulkieflimansyah Bantah Ada Utang Vendor MXGP 2023

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:47 WITA