Wali Kota Bima Siapkan Tambahan TPP untuk ASN Inovatif

Avatar photo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bima

Wali Kota Bima

BIMA, ntbkita.com-Wali Kota Bima HA Rahman mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menargetkan setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bima memiliki minimal dua inovasi. Target itu ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah Kota Bima di aula Maja Labo Dahu kantor Wali Kota Bima, Kamis (4/6).

Aji Man, sapaan akrab Wali Kota Bima, menegaskan inovasi harus menjadi budaya kerja aparatur. Menurut dia, inovasi tidak cukup berhenti sebagai gagasan. OPD harus mengubahnya menjadi solusi nyata untuk memperbaiki pelayanan publik.

“Setiap perangkat daerah harus memiliki minimal dua inovasi. Inovasi tidak boleh berhenti pada ide, tetapi harus diwujudkan menjadi solusi yang mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” tegas Aji Man.

Menurut dia, inovasi juga penting untuk memperkuat daya saing daerah. Apalagi pemerintah daerah menghadapi keterbatasan fiskal.

Aji Man menilai pemerintah pusat saat ini membuka ruang kompetisi cukup besar bagi daerah. Salah satunya melalui ajang Kota Terinovatif yang berlangsung setiap tahun.

Baca Juga :  Lombok Timur Uji Coba Digitalisasi Bansos

Daerah yang meraih predikat kota paling inovatif berpeluang memperoleh insentif hingga Rp 7 miliar. Pemerintah pusat juga memberi penghargaan dan insentif bagi daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan, stunting, tingkat pengangguran terbuka, serta menjaga stabilitas inflasi.

“Peluang-peluang seperti ini harus kita manfaatkan bersama. Tambahan insentif yang diperoleh nantinya akan kembali mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

ASN Inovatif Berpeluang Dapat TPP

Aji Man juga menyiapkan skema penghargaan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang mampu melahirkan inovasi berdampak. Penghargaan itu akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Ia membuka peluang pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN berprestasi. ASN terinovatif tingkat Kota Bima berpeluang mendapat tambahan TPP selama tiga bulan.

Inovator yang meraih juara tingkat provinsi berpeluang mendapat tambahan TPP selama enam bulan. Sementara juara tingkat nasional berpeluang mendapat tambahan TPP selama 12 bulan.

Baca Juga :  Astra Ajak Anak Muda NTB Terhubung dalam Aksi

Aji Man menilai penghargaan itu penting untuk membangun iklim kompetitif yang sehat di lingkungan birokrasi. Ia ingin aparatur lebih kreatif menghadirkan solusi pelayanan publik.

Kepala BRIDA Kota Bima Arief Roesman Efendy mengatakan, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar mengejar jumlah inovasi. Menurut dia, pemerintah harus memastikan setiap inovasi memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Perkembangan ini patut diapresiasi. Namun yang lebih penting adalah bagaimana inovasi yang lahir mampu menjawab persoalan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Arief juga menyoroti keberhasilan inovasi SiCerah. Ia menilai SiCerah menjadi salah satu contoh inovasi daerah yang memberi kemudahan layanan dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Pemkot Bima berharap penguatan ekosistem inovasi mampu mendorong OPD bekerja lebih kreatif. Target dua inovasi tiap OPD tidak hanya mengejar penghargaan, tetapi juga mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Wajib Patuhi Standar
Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya
Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur
Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI
Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen
Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat
Gubernur Iqbal Serahkan Radiogram, Wabup Nurul Adha Jalankan Tugas Bupati Lobar
TRC Infrastruktur NTB Tangani Kerusakan Jalan Maksimal 24 Jam setelah Laporan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:25 WITA

Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Wajib Patuhi Standar

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:29 WITA

Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:51 WITA

Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:14 WITA

Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen

Berita Terbaru

Olahraga

Warga NTB Dapat Diskon 50 Persen Tiket MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 21:21 WITA

Hukum

Polisi Telusuri Dugaan Tambang Tanpa Izin di Desa Seloto

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:28 WITA