Niat Tebus Honda CRF, Pelajar di Sape Malah Kehilangan Motor

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA, ntbkita.com-Polsek Sape mengamankan RA (23), warga Desa Rasabou, Kecamatan Sape, terkait kasus dugaan penggelapan sepeda motor Honda CRF milik seorang pelajar. Polisi juga menemukan motor bernomor polisi EA 9845 di salah satu rumah warga Desa Melayu, Rabu (22/7/2026).

Kapolsek Sape AKP Sirajuddin mengatakan Tim Opsnal Polsek Sape mengungkap kasus itu setelah menerima laporan masyarakat. Katim Opsnal Bripka Syuaib memimpin proses penyelidikan.

Korban Hendak Menebus Motor

Kasus itu bermula pada Januari 2026. Seorang pelajar berusia 17 tahun asal Dusun Wodi, Desa Parangina, menggadaikan Honda CRF miliknya kepada RA senilai Rp 4,5 juta.

Korban hendak menebus motor itu pada Maret 2026. Namun, RA mengaku telah menggadaikan kembali motor milik korban kepada orang lain tanpa izin.

Baca Juga :  Warga Karumbu Serahkan Senpi Rakitan ke Polsek Langgudu

RA sempat berjanji mengembalikan motor itu. Korban kemudian menunggu hingga batas waktu yang RA janjikan. Namun, korban tidak kunjung menerima motornya.

Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta. Ia kemudian melaporkan kasus itu kepada polisi.

Polisi Temukan Motor di Desa Melayu

Tim Opsnal kemudian memperoleh informasi mengenai keberadaan RA di rumahnya, Desa Rasabou. Petugas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan RA tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan awal, RA mengakui telah menggadaikan kembali motor korban kepada seseorang di Desa Melayu, Kecamatan Sape.

Sekitar pukul 09.00 Wita, polisi bergerak menuju lokasi. Hasil penyelidikan menunjukkan seorang warga menerima motor itu melalui transaksi gadai senilai Rp 6 juta.

Baca Juga :  Warga Serahkan 12 Senpi Rakitan ke Polres Bima, Lima Pistol dan Tujuh Laras Panjang

Petugas kemudian menemukan Honda CRF warna putih dengan nomor polisi EA 9845. Aparat Pemerintah Desa Melayu menyaksikan proses pengamanan. Tim lalu membawa motor itu ke Polsek Sape sebagai barang bukti.

Polisi Imbau Warga Waspada

Polisi menempatkan RA bersama barang bukti di Mapolsek Sape. Penyidik melanjutkan penanganan kasus itu sesuai ketentuan hukum.

Sirajuddin meminta masyarakat berhati-hati saat melakukan transaksi gadai atau menitipkan kendaraan.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi gadai maupun penitipan kendaraan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana,” tandas Kapolsek Sape AKP Sirajuddin.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Mataram Perketat Patroli di Kawasan Rawan Kejahatan Jalanan
Polda NTB Terjunkan Tim Telusuri Asal Emas Selundupan 5 Kilogram
Kapolres Bima Ajak Warga Berani Lawan Narkoba, Laporkan Transaksi Mencurigakan
Polda NTB Gerebek Tempat Hiburan Malam di Senggigi, 21 Orang Positif Narkoba
Biro Hukum dan HAM Pemprov NTB Perkuat Penyusunan Produk Hukum Daerah Lewat Bimtek
Polresta Mataram Amankan 20 Orang Terduga Penyalahguna Narkoba dari Tempat Karaoke dan Indekos
Dugaan Korupsi Penyertaan Modal PT Energi Selaparang Naik ke Penyidikan
Polres Bima Kota Amankan Pria 44 Tahun, Dalami Dugaan Persetubuhan terhadap Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:22 WITA

Polresta Mataram Perketat Patroli di Kawasan Rawan Kejahatan Jalanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Polda NTB Terjunkan Tim Telusuri Asal Emas Selundupan 5 Kilogram

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:16 WITA

Kapolres Bima Ajak Warga Berani Lawan Narkoba, Laporkan Transaksi Mencurigakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:24 WITA

Polda NTB Gerebek Tempat Hiburan Malam di Senggigi, 21 Orang Positif Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:32 WITA

Biro Hukum dan HAM Pemprov NTB Perkuat Penyusunan Produk Hukum Daerah Lewat Bimtek

Berita Terbaru