Periksa 14 Saksi Kematian Mahasiswi Unram, Mantan Pacar Ikut Dimintai Keterangan

Avatar photo

Senin, 25 Mei 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kematian mahasiswi Mataram Nadya Dwi Ramadhany. (Generated by Gemini AI)

Ilustrasi kematian mahasiswi Mataram Nadya Dwi Ramadhany. (Generated by Gemini AI)

MATARAM, ntbkita.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram telah memeriksa 14 saksi dalam penyelidikan kasus kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany. Salah satu yang dimintai keterangan adalah mantan pacar korban.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Ajun Komisaris Polisi I Made Dharma Yulia Putra mengatakan pemeriksaan masih terus berlangsung.

“Sudah 14 saksi. Hari ini ada dua orang, rekan korban dan mantan pacar korban,” kata Dharma, Senin (25/5/2026).

Dharma tidak mengungkap identitas mantan pacar tersebut dengan alasan kepentingan penyidikan. Ia menyebut penyidik masih mendalami keterangan para saksi untuk mengungkap peristiwa yang diduga sebagai pembunuhan itu.

Baca Juga :  Iwan Slenk Nilai Tak Relevan Desakan Hadirkan Gubernur NTB di Sidang Dana Siluman

Selain memeriksa saksi, polisi juga mengirimkan sejumlah sampel dari tubuh korban ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri di Jakarta. “Yang kami bawa adalah hasil swab dari tubuh korban,” ujarnya.

Penyidik, kata Dharma, turut melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan di kamar kos korban di Jalan Sakura VII, Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Polisi juga berkoordinasi dengan ahli forensik guna memperkuat pembuktian.

Baca Juga :  Kapolda NTB Terima Kunjungan Polisi Federal Australia

Ia menambahkan, masih ada sejumlah saksi lain yang akan diperiksa dalam waktu dekat. Namun, terkait penetapan tersangka, Dharma belum memberikan keterangan lebih jauh. “Kami masih melakukan pendalaman,” ucapnya.

Sebelumnya, Nadya ditemukan meninggal di kamar kosnya pada Ahad, 17 Mei 2026. Mahasiswi asal Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Manggelewa Berujung Pembakaran Mobil
Utang Piutang Berujung Duel Maut, Remaja 19 Tahun Tewas di Kos-kosan Kota Mataram
Kejari Lombok Tengah Kejar Aset Koruptor Bandara Lombok Hingga Bali, Tiga Properti Segera Dilelang untuk Pulihkan Kerugian Negara
Polisi Edukasi Santri Soal Bullying dan Pernikahan Dini
Cegah Penyelundupan Manusia, Polres Loteng Gandeng AFP Edukasi Warga Pesisir
KPK Periksa Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi, Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari PT BR
Perkelahian Dua Warga Berakhir Damai di Meja Polisi
Jual Beli iPhone Berakhir di Kantor Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:27 WITA

Periksa 14 Saksi Kematian Mahasiswi Unram, Mantan Pacar Ikut Dimintai Keterangan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:29 WITA

Kecelakaan di Manggelewa Berujung Pembakaran Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:27 WITA

Utang Piutang Berujung Duel Maut, Remaja 19 Tahun Tewas di Kos-kosan Kota Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:10 WITA

Kejari Lombok Tengah Kejar Aset Koruptor Bandara Lombok Hingga Bali, Tiga Properti Segera Dilelang untuk Pulihkan Kerugian Negara

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:15 WITA

Polisi Edukasi Santri Soal Bullying dan Pernikahan Dini

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri. (humas pemprov ntb)

Daerah

Wagub NTB Minta Kebijakan Fiskal Lebih Adil untuk Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WITA

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar BPS NTB. (humas pemprov)

Ekonomi

Pemprov NTB Ajak UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 19:12 WITA

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal. (humas pemprov ntb)

Daerah

Desa Berdaya Jadi Senjata NTB Lawan Kemiskinan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WITA