Lapas Lombok Barat Bekali Warga Binaan Olah Serabut Kelapa Jadi Coco Net

Avatar photo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT, ntbkita.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat membekali warga binaan keterampilan mengolah serabut kelapa menjadi Coco Net atau Cocomesh. Program itu memanfaatkan potensi lokal sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat M Fadli mengatakan, inovasi itu memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan. Pihaknya ingin memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

“Sesuai tujuan program pembinaan, kami ingin warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” katanya, Jumat (10/7/2026).

Gandeng PT Ridho Bersama

Lapas Kelas IIA Lombok Barat menggandeng PT Ridho Bersama untuk menjalankan program itu. Perusahaan itu bergerak dalam usaha pengolahan serabut kelapa menjadi Coco Net atau Cocomesh.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Coco Net berbentuk jaring rajutan berbahan serabut kelapa. Produk alami itu memiliki pasar cukup luas dan kerap mendukung aktivitas pertanian.

Fadli menilai kerja sama dengan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembinaan yang produktif. Program itu juga menyesuaikan keterampilan warga binaan dengan kebutuhan pasar.

Lapas Kelas IIA Lombok Barat berharap program pembinaan itu ikut mendorong hilirisasi produk lokal.

Direktur PT Ridho Bersama Hasan Masysyath menyatakan komitmennya mendukung program pembinaan Lapas Kelas IIA Lombok Barat. Ia optimistis kerja sama itu akan memberikan nilai tambah bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, semoga kerja sama ini terus berjalan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” ucapnya.

Baca Juga :  BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda

Kembangkan Pembinaan Produktif

Lapas Kelas IIA Lombok Barat juga mengembangkan pembinaan warga binaan berbasis pertanian. Pada awal Juli 2026, warga binaan memanen 400 kilogram kedelai edamame.

Seluruh hasil panen itu laku sehari setelah panen. Keberhasilan itu memotivasi Lapas Kelas IIA Lombok Barat untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis pertanian.

Program itu tidak hanya memberikan keterampilan kepada warga binaan. Warga binaan juga menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar.

Fadli menilai hasil panen itu membuktikan kualitas budi daya warga binaan. Menurutnya, masyarakat juga semakin memercayai produk hasil pembinaan lapas.

“Kami optimistis target produksi tiga sampai empat ton hingga akhir masa panen dapat tercapai,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton
Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA
Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi
Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI
Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN
Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama
Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA