Pemprov NTB Dorong Maskapai Buka Rute Baru ke Australia dan Asia Tenggara

Avatar photo

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong maskapai nasional dan luar negeri membuka rute baru ke Lombok. Pemprov NTB ingin konektivitas udara mendukung pariwisata dan ekonomi lokal.

Dorongan itu menguat setelah maskapai Scoot menambah frekuensi penerbangan rute Singapura-Lombok pulang-pergi. Mulai Juni 2026, Scoot melayani rute itu 10 kali per minggu.

Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar mengatakan, Pemprov NTB membuka diri bagi maskapai nasional maupun luar negeri yang ingin membuka rute baru ke NTB.

“Kita selalu mendorong ya, pihak maskapai membuka rute-rute baru tidak hanya Singapura dan Malaysia,” kata Ervan di Mataram, Kamis (11/6/2026).

Ervan mengatakan, penambahan rute baru akan memperkuat pengembangan pariwisata NTB. Apalagi, NTB menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Indonesia.

“Manfaat membuka banyak rute ini tentu dapat meningkatkan konektivitas dan mendukung pariwisata serta ekonomi lokal,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Siapkan Budidaya Kurma Tropis, Gandeng BRIDA NTB Kaji Lahan dan Bibit Unggul

Australia dan Asia Tenggara Masuk Bidikan

Ervan menyebut Pemprov NTB mendorong pembukaan rute baru ke Australia dan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Rute itu melengkapi koneksi internasional yang sudah berjalan, seperti Singapura dan Malaysia.

Menurut dia, langkah Scoot bisa menjadi contoh awal bagi operator penerbangan lain untuk masuk ke Lombok.

“Jadi, kalau bisa kita menawarkan itu (Australia dan Asia Tenggara). Jadi, harapan kita beberapa operator penerbangan mengikuti langkah awal seperti yang dilakukan Scoot,” katanya.

Bizam Nilai Kepercayaan Maskapai Meningkat

General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) Aidhil Philip Julian mengatakan, penambahan frekuensi Scoot menjadi sinyal positif bagi pasar penerbangan internasional di Lombok.

Baca Juga :  DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Menurut Aidhil, kebijakan Scoot menunjukkan kepercayaan maskapai terhadap potensi pasar penerbangan internasional dari dan menuju Lombok.

“Penambahan frekuensi penerbangan Scoot ini merupakan kabar baik bagi masyarakat dan sektor pariwisata NTB. Selain memberikan lebih banyak alternatif jadwal perjalanan bagi pengguna jasa, peningkatan frekuensi ini juga menjadi indikator positif terhadap permintaan perjalanan internasional dari dan menuju Lombok,” ujar Aidhil.

Aidhil berharap tambahan frekuensi penerbangan internasional semakin memperkuat aksesibilitas Lombok sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.

Menurut dia, konektivitas udara juga dapat mendukung pertumbuhan pariwisata, perdagangan, investasi, dan kegiatan ekonomi lain di NTB.

Pemprov NTB berharap semakin banyak maskapai melihat peluang pasar penerbangan internasional ke Lombok. Dengan tambahan rute baru, NTB ingin memperluas akses wisatawan dan memperkuat pergerakan ekonomi daerah.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUPR Mataram Siagakan Puluhan Petugas Cegah Banjir akibat Sampah Drainase
Disdag Mataram Larang Pungutan PKL di CFD Udayana, tapi Retribusi Kebersihan Tetap Berlaku
Pemkab Lombok Barat Jadwalkan Pelantikan Sekda pada 4 November, Nama Terpilih Masih Dirahasiakan
PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer
Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan
BRIDA NTB dan Kementerian Hukum Siapkan Pendampingan Kekayaan Intelektual
Dekranasda NTB Ingin Riset Tenun Lombok Perkuat Daya Saing Perajin
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:05 WITA

PUPR Mataram Siagakan Puluhan Petugas Cegah Banjir akibat Sampah Drainase

Senin, 2 November 2026 - 12:50 WITA

Disdag Mataram Larang Pungutan PKL di CFD Udayana, tapi Retribusi Kebersihan Tetap Berlaku

Senin, 2 November 2026 - 06:36 WITA

Pemkab Lombok Barat Jadwalkan Pelantikan Sekda pada 4 November, Nama Terpilih Masih Dirahasiakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:04 WITA

PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan

Berita Terbaru