Pemancing 68 Tahun Hilang di Selong Belanak, Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian

Avatar photo

Senin, 27 Juli 2026 - 07:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

tim sar mataram

tim sar mataram

LOMBOK TENGAH, ntbkita.com-Tim SAR gabungan mencari Amaq Mahyun, 68 tahun, yang hilang saat memancing di perairan Pantai Selong Belanak, Lombok Tengah.

Warga Batu Rimpang, Lombok Timur, itu berangkat memancing pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Namun, ia belum kembali hingga Minggu (26/7/2026).

Warga dan nelayan setempat sempat mencari Amaq Mahyun secara mandiri. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kantor SAR Mataram karena belum menemukan korban.

Kantor SAR Mataram mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika menuju lokasi. Tim lalu bergabung bersama aparat dan masyarakat untuk menyisir kawasan perairan serta pesisir.

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika Gde Eka Suarjana mengatakan cuaca ekstrem menghambat pencarian pada hari pertama.

Baca Juga :  Pemprov NTB Rancang Wisata Edukasi Sade untuk Jaga Ekonomi Warga

“Pencarian hari pertama ini terkendala oleh kondisi cuaca ekstrem di lokasi, di mana kecepatan angin cukup kencang dan gelombang tinggi. Hasil sementara masih nihil,” ujar Gde Eka, Minggu (26/7/2026).

Angin kencang dan gelombang tinggi membatasi pergerakan tim di laut. Petugas menghentikan sementara operasi karena kondisi perairan tidak memungkinkan.

Pada pencarian hari pertama, tim SAR belum menemukan tanda keberadaan Amaq Mahyun.

Dua SRU Diturunkan pada Pencarian Hari Kedua

Tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi pada Senin (27/7/2026) pagi. Tim membagi personel menjadi dua search and rescue unit atau SRU.

Baca Juga :  Oknum Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Divonis 14 Tahun, Wajib Bayar Restitusi Rp 111,44 Juta

SRU pertama akan menyisir perairan sekitar lokasi korban memancing. SRU kedua menyisir daratan sepanjang garis pantai.

Petugas juga akan menyebarkan informasi kepada masyarakat pesisir dan nelayan di sekitar Selong Belanak. Langkah itu bertujuan memperluas pencarian dan mempercepat penerimaan informasi mengenai korban.

Libatkan Aparat dan Nelayan

Operasi pencarian melibatkan Pos Polairud Mandalika Polda NTB, Pos TNI AL Awang, dan Polsek Praya Barat.

Babinsa, Bhabinkamtibmas Selong Belanak, BPBD Lombok Tengah, Damkarmat Lombok Tengah, serta nelayan setempat turut membantu pencarian.

Tim meminta nelayan dan masyarakat segera melapor apabila melihat korban atau menemukan benda yang berkaitan dengan aktivitas memancingnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tongkang Batu Bara Terbakar di Sambelia, Damkar Lombok Timur Turunkan Tiga Armada
Pendaki 17 Tahun Dievakuasi dari Jurang 100 Meter di Gunung Rinjani
Bekas Kafe Blue Safir di Batulayar Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Kapal Wisata Tenggelam di Bima, 45 Orang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan
Kantor Desa Sampungu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Nelayan Hilang di Teluk Awang Ditemukan Meninggal
Nelayan Hilang di Perairan Teluk Awang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
‎Seorang Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Hendak Mendaki Gunung Rinjani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 05:17 WITA

Tongkang Batu Bara Terbakar di Sambelia, Damkar Lombok Timur Turunkan Tiga Armada

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:18 WITA

Pendaki 17 Tahun Dievakuasi dari Jurang 100 Meter di Gunung Rinjani

Senin, 27 Juli 2026 - 07:51 WITA

Pemancing 68 Tahun Hilang di Selong Belanak, Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian

Senin, 27 Juli 2026 - 00:49 WITA

Bekas Kafe Blue Safir di Batulayar Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:57 WITA

Kapal Wisata Tenggelam di Bima, 45 Orang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Berita Terbaru