Baru Dibentuk, TRC Infrastruktur NTB Langsung Aspal Jalan Kuripan-Kediri

Avatar photo

Senin, 27 Juli 2026 - 06:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT, ntbkita.com-Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur NTB mulai menangani kerusakan jalan Kuripan-Kediri, Lombok Barat. Tim bergerak kurang dari sepekan setelah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal membentuknya.

Petugas menangani lubang dan kerusakan permukaan pada ruas jalan provinsi sepanjang 5,6 kilometer. Pemprov NTB mengalokasikan anggaran pemeliharaan rutin sebesar Rp 700 juta untuk pekerjaan itu.

Gubernur membentuk TRC Infrastruktur NTB pada 21 Juli 2026. Tim bertugas mempercepat respons pemerintah atas keluhan masyarakat, terutama kerusakan jalan yang mengganggu aktivitas warga.

Petugas memulai pekerjaan pada 24 Juli 2026 dengan menutup lubang jalan. Tim kemudian melakukan pelapisan ulang atau overlay pada permukaan yang rusak.

Aspal Efektif Sepanjang Lima Kilometer

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok Dinas PUPRPKP NTB Kusnadi mengatakan pekerjaan aspal efektif mencakup sekitar lima kilometer.

Petugas juga memelihara bahu jalan dan saluran drainase sepanjang ruas Kuripan-Kediri yang mencapai 5,6 kilometer.

Baca Juga :  IMMK Unram Edukasi Warga Leseng soal Tanah Ulayat dan Kawasan Hutan

“Hari ini kami melakukan overlay pada ruas jalan yang permukaannya sudah kasar. Penanganan dilakukan pada titik-titik yang mengalami kerusakan karena pekerjaan ini merupakan pemeliharaan rutin, bukan peningkatan jalan secara menyeluruh,” ujar Kusnadi saat meninjau pekerjaan, Minggu (26/7/2026).

Sebelum perbaikan, banyak lubang dan permukaan rusak memenuhi ruas Kuripan-Kediri. Kondisi itu berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Tim lebih dahulu menutup seluruh lubang. Setelah itu, petugas melapisi ulang bagian jalan dengan kerusakan permukaan.

Kusnadi mengatakan keterbatasan anggaran membuat tim memprioritaskan titik yang paling membutuhkan penanganan. Langkah itu bertujuan agar masyarakat segera merasakan manfaat perbaikan.

Laporan Masyarakat Direspons Maksimal 24 Jam

TRC Infrastruktur NTB akan memverifikasi setiap laporan kerusakan jalan dalam waktu maksimal 24 jam. Hasil pemeriksaan lapangan menjadi dasar untuk menentukan jenis penanganan.

“Setiap laporan masyarakat akan kami respons paling lambat 24 jam. Tim akan melakukan verifikasi di lapangan dan apabila kerusakannya bersifat ringan, penanganan dapat segera dilakukan,” tegas Kusnadi.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Ingatkan Dinas PUPRPKP NTB Perkuat Tata Kelola Bersih

Menurutnya, TRC mencerminkan komitmen Pemprov NTB dalam menghadirkan pelayanan infrastruktur yang cepat dan responsif.

Tim juga memastikan seluruh material telah menjalani pengujian laboratorium. Pengujian itu bertujuan menjaga mutu pekerjaan meski pemerintah memakai skema pemeliharaan rutin.

Perbaikan jalan akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna. Pemeliharaan juga membantu memperpanjang umur layanan jalan.

Warga Sambut Perbaikan Jalan

Warga Dusun Tua Pelet, Desa Kuripan, Isroq menyambut perbaikan ruas Kuripan-Kediri. Menurutnya, masyarakat telah lama mengeluhkan kondisi jalan itu.

“Alhamdulillah masyarakat sangat senang. Jalan ini sudah lama rusak dan cukup membahayakan pengguna jalan. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini risiko kecelakaan bisa berkurang,” ujarnya.

Ruas Kuripan-Kediri menjadi jalur alternatif bagi masyarakat. Warga memanfaatkan jalan itu untuk bekerja, berdagang, dan mengakses berbagai layanan.

Perbaikan jalan akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di kawasan Kuripan dan Kediri.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur
Pengelolaan Zakat dan Wakaf Antar Mataram Raih Penghargaan Nasional 2026
Gubernur NTB Minta Satu Data dan Dashboard Eksekutif Jadi Dasar Pengambilan Keputusan
Pemprov NTB Integrasikan SPM dengan Perencanaan dan Anggaran Daerah
Harhubnas 2026, Gubernur NTB Tekankan Konektivitas dan Keselamatan Transportasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WITA

Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 06:00 WITA

Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Jumat, 18 September 2026 - 04:03 WITA

Pengelolaan Zakat dan Wakaf Antar Mataram Raih Penghargaan Nasional 2026

Berita Terbaru