Panen Jagung Polisi dan Petani di Lingsar Tembus 8 Ton

Avatar photo

Senin, 20 April 2026 - 16:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LombokFokus|Lombok Barat – Suasana berbeda terlihat di Dusun Presak Timur, Desa Karang Bayan. Personel Polresta Mataram bersama Polsek Lingsar, Senin (20/4/2026), turun langsung ke lahan milik Pemprov NTB, untuk panen jagung hasil program tanam 115 hari.

Sejak pagi, jajaran kepolisian bersama kelompok tani berkumpul di lokasi. Panen berlangsung penuh semangat, melibatkan enam personel Polsek Lingsar serta petani setempat.

Kegiatan dipimpin Kabag SDM Polresta Mataram AKP Samsul Hilal, S.H., didampingi sejumlah pejabat dan anggota. Hasil panen kali ini diperkirakan mencapai 8 ton jagung.

Baca Juga :  Di Tengah Disrupsi AI, Wagub NTB Dorong Pemimpin Adaptif

AKP Samsul Hilal menyebut kegiatan tersebut, menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.

“Panen ini jadi bentuk sinergi antara Polri dan kelompok tani, dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga ketersediaan pangan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan petani yang ikut berkolaborasi di lapangan.

“Kami berterima kasih atas kerja sama para petani dan personel, yang telah bersama-sama menyukseskan proses tanam hingga panen,” katanya.

Sementara Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, S.Tr.K. yang turut mendampingi, menilai kegiatan tersebut memberi dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Mataram Serahkan Sapi Kurban Presiden untuk Warga Bebidas

“Kegiatan ini mendorong semangat kebersamaan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Lingsar,” ucapnya.

Menurutnya, kehadiran polisi di sektor pertanian juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan petani, serta memahami kebutuhan mereka di lapangan,” tuturnya.

Panen jagung berlangsung hingga siang hari dan berjalan lancar. Suasana kebersamaan antara aparat dan petani tampak kental selama proses berlangsung.(djr)

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan
Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi
Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni
Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara
Skor Keuangan NTB Naik, Miq Iqbal Fokus Benahi Sistem
Sat Polairud Evakuasi Lima Kru KMN Putri Novi di Gili Banta
WNA Australia Pemilik Penginapan di Dompu Dideportasi, Diduga Salahi Izin Tinggal
MTQ XXXI di Praya Teguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:30 WITA

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:19 WITA

Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:13 WITA

Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:05 WITA

Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:53 WITA

Skor Keuangan NTB Naik, Miq Iqbal Fokus Benahi Sistem

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum

Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:56 WITA

Hukum

535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:49 WITA