Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Avatar photo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sampah TPS

Ilustrasi sampah TPS

MATARAM, ntbkita.com-Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sandubaya, Kota Mataram, terus menyusut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat sisa sampah kini sekitar 2.000–3.000 ton.

Jumlah itu turun signifikan dibandingkan kondisi pada Mei 2026. Saat itu, sekitar 10.000 ton sampah masih menumpuk di TPS Sandubaya.

Kepala DLH Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi mengatakan penurunan volume sampah turut mengurangi dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, tumpukan sampah di TPS Sandubaya sudah mulai berkurang dan tidak ada lagi bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga dan pekerja di sekitarnya,” katanya, Sabtu (8/8/2026).

TPS Sandubaya Sempat Tampung Sampah dari Enam Kecamatan

Persoalan sampah di TPS Sandubaya memuncak pada pertengahan 2025. Saat itu, penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok di Kabupaten Lombok Barat membuat TPS Sandubaya menampung sampah dari enam kecamatan di Kota Mataram.

Baca Juga :  Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen

TPA Kebon Kongok tutup sementara karena pengelola memperbaiki sekaligus menambah landfill baru.

Sementara itu, Kota Mataram menghasilkan sampah sekitar 250 ton setiap hari. Kondisi itu membuat timbunan di TPS Sandubaya terus bertambah.

Sampah memenuhi area TPS dan lahan swasta yang pemerintah sewa. Bahkan, tumpukan sempat mencapai jalan masuk dan mengganggu kenyamanan serta keamanan warga maupun pekerja.

Setelah TPA Kebon Kongok kembali beroperasi, DLH meningkatkan pembuangan sampah. Pemerintah juga mengoptimalkan dua unit insinerator untuk mengurangi timbunan.

Target Juni Belum Tercapai

Pada Mei 2026, DLH masih mencatat sekitar 10.000 ton sampah di TPS Sandubaya.

Awalnya, pemerintah menargetkan seluruh tumpukan selesai pada Juni 2026. Namun, penyesuaian harga bahan bakar minyak menghambat target itu.

Armada pengangkut sampah Kota Mataram menggunakan Pertamax Dex. Setelah harga BBM mengalami penyesuaian, DLH mengurangi frekuensi pengangkutan menuju TPA Kebon Kongok.

Baca Juga :  Pemkot Mataram Fokuskan Dana Transfer Rp 821 Miliar untuk Tiga Program

Sebagai alternatif, DLH memaksimalkan pengolahan menggunakan dua mesin insinerator.

Meski target awal meleset, volume sampah terus berkurang hingga tersisa sekitar 2.000–3.000 ton.

DLH Ingin Sterilkan TPS Sandubaya

DLH menargetkan seluruh sisa timbunan dapat segera dituntaskan.

Namun, percepatan penanganan bergantung pada kemampuan anggaran daerah. Tambahan anggaran BBM dapat mempercepat pengangkutan menuju TPA.

Selain itu, penambahan mesin insinerator dapat meningkatkan kapasitas pengolahan sampah langsung di TPS Sandubaya.

“Sisanya sekarang sekitar 2.000-3.000 ton. InsyaAllah, jika kondisi anggaran daerah mencukupi untuk tambahan BBM atau pengadaan insinerator maka sampah di TPS Sandubaya segera kami sterilkan,” katanya.

Dengan sisa 2.000–3.000 ton, DLH kini mengejar penyelesaian timbunan yang telah berlangsung sejak penutupan sementara TPA Kebon Kongok pada 2025.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA
Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi
Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI
Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN
Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama
Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat
Kemiskinan Lombok Utara Turun Menjadi 20,23 Persen
KLU Bangun Gedung Inspektorat dan BPBD dengan Anggaran Rp 4,7 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:38 WITA

Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA