DOMPU, ntbkita.com-Pemerintah Kabupaten Dompu mendapat dukungan anggaran lebih dari Rp13 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dana itu untuk pembangunan Puskesmas Madaprama di Desa Madaprama, Kecamatan Woja.
Bupati Dompu Bambang Firdaus menyampaikan kabar itu saat memimpin rapat koordinasi di ruang rapat Bupati Dompu, Rabu (13/5/2026).
Pembangunan puskesmas baru itu masuk tahun anggaran 2026. Fasilitas kesehatan ini akan memperkuat layanan kesehatan dasar masyarakat di Kecamatan Woja dan wilayah sekitarnya.
Perkuat Layanan Dasar
Bambang mengatakan, dukungan anggaran dari Kemenkes menjadi kabar positif bagi Dompu. Apalagi daerah masih menghadapi keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi dan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.
Ia menilai capaian itu lahir dari kerja keras pemerintah daerah bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Pemkab Dompu terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan pemerintah pusat.
“Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah harus tetap bergerak dan membangun jaringan koordinasi dengan kementerian agar program prioritas tetap berjalan,” katanya.
Bambang menjelaskan, Puskesmas Madaprama akan menjadi fasilitas kesehatan yang lebih representatif. Kehadiran puskesmas baru itu juga akan melengkapi layanan kesehatan yang sudah berjalan di Dompu.
Minta OPD Bergerak Cepat
Bambang meminta seluruh OPD terkait segera melengkapi persyaratan administrasi dan teknis. Langkah cepat itu penting agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana.
Selain membahas Puskesmas Madaprama, rapat koordinasi juga membahas sejumlah agenda strategis daerah. Di antaranya pembangunan Pelabuhan Kilo, Kampung Nelayan Merah Putih, Sekolah Rakyat, PDAM, Perusda Kapoda Rawi, serta persiapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Bambang berharap Puskesmas Madaprama dapat meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan dasar bagi warga Desa Madaprama dan sekitarnya mulai 2026.










Komentar