Miq Iqbal Tawarkan Investasi Hijau NTB ke Oman

Avatar photo

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB bersama Duta Besar Oman untuk Indonesia. (humas pemprov ntb)

Gubernur NTB bersama Duta Besar Oman untuk Indonesia. (humas pemprov ntb)

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi NTB terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Langkah ini bertujuan mendorong investasi berkualitas dan berkelanjutan di daerah.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan berbagai peluang investasi unggulan saat bertemu Duta Besar Oman untuk Indonesia Mohamed Ahmed Salim. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB, Kamis (18/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Miq Iqbal menawarkan peluang investasi di sektor energi terbarukan, pariwisata, serta hilirisasi kelautan dan perikanan. Peluang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi ekonomi daerah.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB turut hadir.

Kehadiran jajaran perangkat daerah itu menunjukkan keseriusan Pemprov NTB menghadirkan iklim investasi yang terintegrasi dan ramah bagi investor internasional.

Tawarkan Proyek Energi Hijau

Di sektor energi, NTB menawarkan sejumlah proyek green energy. Proyek itu mencakup pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Sengkol, Lombok Tengah, dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Jerowaru, Lombok Timur.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Ingin Udang NTB Diproses dan Diekspor dari Daerah Sendiri

Pemprov NTB juga membuka peluang pemanfaatan bendungan daerah untuk pengembangan PLTS terapung dan pembangkit listrik tenaga air skala kecil.

Seluruh proyek memiliki potensi sumber daya alam melimpah, risiko investasi relatif rendah, dan prospek bisnis jangka panjang.

Selain energi, Pemprov NTB juga menawarkan peluang investasi di sektor pariwisata. Pemerintah mempromosikan sejumlah proyek prioritas berupa pengembangan akomodasi premium di kawasan strategis.

Kawasan itu meliputi Pantai Kerakas dengan destinasi Tujuh Mata Air Bawah Laut atau Seven Spring Under Sea, Gili Gede, Mauktika Mandalika, dan Kuta Heights.

Kawasan-kawasan itu memiliki status strategis nasional, kesiapan lahan, dan komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan perizinan bagi investor.

Buka Hilirisasi Kelautan dan Perikanan

Potensi investasi juga terbuka luas di sektor kelautan dan perikanan. Dengan produksi akuakultur yang terus meningkat, NTB menawarkan peluang pengembangan komoditas unggulan.

Baca Juga :  658 Ribu Usaha Jadi Peta Baru Ekonomi NTB

Komoditas itu mencakup rumput laut, lobster, dan ikan air tawar. Pemprov NTB juga menawarkan hilirisasi industri garam di Pulau Sumbawa.

Selain itu, NTB membuka peluang pembangunan pusat pascapanen dan cold storage modern di Pelabuhan Perikanan Soromandi, Teluk Cempi.

Fasilitas itu dapat mendukung ekspor komoditas bernilai tinggi seperti tuna dan cakalang.

Dorong Kemitraan Saling Menguntungkan

Melalui pemaparan ini, Pemprov NTB menegaskan komitmen membangun kemitraan investasi yang saling menguntungkan. Kerja sama juga harus berorientasi pada keberlanjutan.

Pemprov NTB ingin investasi internasional memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi dengan mitra internasional seperti Oman diharapkan menghadirkan aliran investasi baru. Kerja sama ini juga diharapkan mempercepat pengembangan energi bersih.

Selain itu, Pemprov NTB ingin kerja sama internasional memperkuat daya saing sektor pariwisata dan mendorong hilirisasi sumber daya kelautan.

Langkah itu menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi NTB yang inklusif dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA NTB Dorong Hilirisasi Riset dan Ekonomi Hijau
Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB
Usaha Cilok hingga Online Shop di Lombok Tengah Masuk Sensus Ekonomi
Minyakita Rp 15.500 per Liter Diserbu Warga Pakuan
Bulog NTB Salurkan 15.390 Ton Beras Bantuan Pangan
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Rp 40 Miliar
Kriya dan Wastra NTB Masuk Etalase UNIQLO
Gubernur Iqbal Ingin Udang NTB Diproses dan Diekspor dari Daerah Sendiri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:42 WITA

Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WITA

Usaha Cilok hingga Online Shop di Lombok Tengah Masuk Sensus Ekonomi

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:14 WITA

Minyakita Rp 15.500 per Liter Diserbu Warga Pakuan

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:08 WITA

Bulog NTB Salurkan 15.390 Ton Beras Bantuan Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:48 WITA

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Rp 40 Miliar

Berita Terbaru

Daerah

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:36 WITA