Efisiensi Kendaraan Dinas Hemat Anggaran Pemkot Mataram sebesar Rp 3 Miliar

Avatar photo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi randis Pemkot Mataram.

Ilustrasi randis Pemkot Mataram.

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Kota Mataram berhasil menghemat anggaran bahan bakar minyak (BBM) sekitar Rp 3 miliar sejak Maret 2026.

Penghematan berasal dari pembatasan penggunaan BBM untuk kegiatan operasional dan kendaraan dinas di lingkungan Pemkot Mataram.

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan pemerintah mulai menjalankan kebijakan efisiensi BBM sejak Maret.

“Langkah efisiensi BBM yang telah berjalan sejak bulan Maret 2026, dari penghematan penggunaan BBM operasional dan kendaraan dinas sudah terhimpun sekitar Rp3 miliar,” katanya.

Pelayanan Dasar Tetap Berjalan Normal

Meski menghemat BBM, Pemkot Mataram tidak membatasi operasional yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat.

Kendaraan untuk pelayanan persampahan, pekerjaan umum, serta pelayanan publik tetap beroperasi normal. Pemkot bahkan membuka peluang menambah dukungan anggaran BBM apabila kemampuan keuangan daerah mencukupi.

Baca Juga :  Tumpang Sari Bawang Merah Tambah Penghasilan Petani Tembakau Lombok Tengah

“Sebaliknya, kemungkinan operasional untuk pelayanan dasar itu akan kita subsidi lagi. Tentu jika anggaran mencukupi,” papar Alwan.

Dengan pola itu, pemerintah memusatkan efisiensi pada kegiatan yang tidak mengganggu pelayanan langsung kepada masyarakat.

Dana Efisiensi Bisa Menutup Kebutuhan OPD

Pemkot Mataram dapat menggunakan hasil penghematan BBM untuk menutup kebutuhan belanja sejumlah organisasi perangkat daerah.

Kota Mataram memiliki 39 OPD dengan berbagai program prioritas. Pemerintah akan mengkaji setiap usulan dan menentukan kebutuhan paling mendesak sesuai kemampuan anggaran.

Salah satu usulan datang dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram. DLH mengajukan pengadaan mesin insinerator senilai sekitar Rp 3,5 miliar.

Namun, Pemkot belum langsung menyetujui usulan itu.

“Tapi kami sudah minta DLH untuk kaji lagi mana yang prioritas, karena uang kita tidak seberapa,” katanya.

Baca Juga :  Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

DLH Usulkan Insinerator Kapasitas 10 Ton

Kepala DLH Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi mengatakan pihaknya mengusulkan insinerator berkapasitas 10 ton.

DLH ingin memanfaatkan mesin itu untuk mengolah sampah residu yang sulit masuk proses daur ulang. Selain itu, teknologi pembakaran akan membantu mengurangi volume sampah yang menuju tempat pemrosesan akhir.

Nizar menyebut teknologi itu mampu menyusutkan sampah secara signifikan. Dari lima ton sampah dalam satu kali pembakaran, residunya hanya sekitar setengah karung.

“Satu karung berisi 25 kilogram, kalau setengah ya residu sekitar 12,5 kilogram. Jadi sangat sedikit, sehingga bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir,” pungkas Nizar.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor
Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian
Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen
Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah
Ekonomi NTB Melaju 7,41 Persen di Tengah Normalisasi Tambang, Jadi yang Tertinggi Kedua Nasional
BBM Subsidi Langka Bikin Aktivitas Nelayan NTB Lumpuh
Berpotensi Rugi Lagi, Dislutkan NTB Dorong Pihak Ketiga Kelola Pabrik Garam Bima
Dishub Mataram Petakan 12 Titik Parkir Baru untuk Kejar PAD Rp 18,5 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:41 WITA

Efisiensi Kendaraan Dinas Hemat Anggaran Pemkot Mataram sebesar Rp 3 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WITA

Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:36 WITA

Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:23 WITA

Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA