Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur, Telur Rp 45 Ribu per Rak

Avatar photo

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pangan Murah

Gerakan Pangan Murah

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Lurah Pagutan Timur, Kota Mataram, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan itu bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan menekan inflasi daerah. Pemprov NTB juga mengaitkan GPM dengan percepatan pengentasan kemiskinan melalui Program Kelurahan Berdaya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB Lalu Mirza Amir Hamzah B. mengatakan GPM menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Pagutan Timur masuk dalam wilayah Kelurahan Berdaya. Pemerintah memprioritaskan berbagai program berdampak langsung di wilayah padat penduduk dan masuk klaster kemiskinan.

Telur Rp 45 Ribu, Minyak Rp 15.500

GPM di Pagutan Timur berlangsung untuk pertama kalinya. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi sejak pagi, terutama saat membeli telur dan minyak goreng.

Pemprov NTB menawarkan telur ukuran kecil seharga Rp 45 ribu per rak. Harga pasar komoditas itu mencapai lebih dari Rp 50 ribu.

Baca Juga :  Menko Zulhas Targetkan Nilai Tukar Nelayan Naik ke 120 lewat Kampung Nelayan Merah Putih

Masyarakat juga dapat membeli minyak goreng seharga Rp 15.500 per liter. Panitia turut menyediakan cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat dengan harga lebih terjangkau.

“Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih murah, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Perkembangan harga komoditas penyumbang inflasi terus kami evaluasi setiap pekan bersama Kementerian Dalam Negeri,” jelas Mirza.

Pemprov NTB memantau perkembangan harga komoditas penyumbang inflasi setiap pekan. Pemerintah melakukan evaluasi bersama Kementerian Dalam Negeri.

Libatkan Pelaku UMKM Lokal

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB menggandeng pelaku UMKM lokal sebagai penyedia komoditas pangan.

Kolaborasi itu memperkuat rantai pasok pangan sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi pelaku usaha daerah.

Lurah Pagutan Timur Suprianto mengapresiasi Pemprov NTB karena memilih wilayahnya sebagai lokasi GPM.

Baca Juga :  Karnaval Tenun Srimananti Hidupkan Warisan Budaya Pringgasela

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB. Kehadiran GPM ini sangat membantu masyarakat kami yang berjumlah lebih dari 7.300 jiwa, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok,” katanya.

Pagutan Timur memiliki lebih dari 7.300 penduduk. Kenaikan harga kebutuhan pokok meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap pangan berharga terjangkau.

Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Produksi

Suprianto mengatakan GPM juga membantu pelaku usaha mikro dan perajin kerupuk kulit. Mereka membutuhkan minyak goreng dan telur sebagai bahan baku utama.

Harga yang lebih murah membantu pelaku usaha mengurangi biaya produksi. Suprianto berharap Pemprov NTB dapat menggelar kegiatan serupa secara rutin.

Pemprov NTB, pemerintah kelurahan, dan pelaku UMKM lokal berupaya menjaga pasokan serta harga pangan melalui GPM. Program itu juga memperkuat daya beli masyarakat dan mendukung pengentasan kemiskinan di tingkat kelurahan.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efisiensi Kendaraan Dinas Hemat Anggaran Pemkot Mataram sebesar Rp 3 Miliar
Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor
Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian
Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen
Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah
Ekonomi NTB Melaju 7,41 Persen di Tengah Normalisasi Tambang, Jadi yang Tertinggi Kedua Nasional
BBM Subsidi Langka Bikin Aktivitas Nelayan NTB Lumpuh
Berpotensi Rugi Lagi, Dislutkan NTB Dorong Pihak Ketiga Kelola Pabrik Garam Bima

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WITA

Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:36 WITA

Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:23 WITA

Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:50 WITA

Ekonomi NTB Melaju 7,41 Persen di Tengah Normalisasi Tambang, Jadi yang Tertinggi Kedua Nasional

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA