Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi

Avatar photo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lotim perkuat perlindungan PMI. (humas pemkab lotim)

Pemkab Lotim perkuat perlindungan PMI. (humas pemkab lotim)

LOMBOK TIMUR, ntbkita.com-Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu fokusnya memperkuat aspek keimigrasian untuk mendukung perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pemkab Lombok Timur berupaya menghadirkan Kantor Imigrasi Kelas II. Layanan ini diharapkan bisa mendekatkan akses keimigrasian bagi masyarakat, terutama calon PMI.

Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik mengatakan, tata kelola PMI masih menghadapi sejumlah tantangan sejak tahap awal. Salah satunya membangun kemandirian calon pekerja migran.

“Memang masih ada tantangan dalam tata kelola PMI sejak awal. Salah satu tantangan adalah membentuk kemandirian PMI,” kata Juaini saat pelatihan tata kelola migrasi dan perlindungan PMI tingkat kabupaten/kota di Lombok Timur, Jumat.

Dorong Kepatuhan Kebijakan

Juaini mengatakan, efektivitas kebijakan sangat bergantung pada sumber daya, komunikasi para pihak, dan kepatuhan penyelenggara.

Baca Juga :  DEMA IAIQH Gelar LKMM, Awali dengan Sosialisasi Bahaya Judi Online Bersama Polres Loteng

“Kalau kami dari birokrasi pertama yang kami tekankan adalah bagaimana meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan yang memang sudah diatur, baik dalam regulasi undang-undangnya, perda, perbup,” katanya.

Ia menegaskan, pelanggaran yang berulang bisa memberi dampak terhadap tata kelola perlindungan pekerja migran.

“Sesekali melanggar mungkin belum berdampak, tetapi kalau sudah berkali-kali dilanggar tentu berdampak,” tambahnya.

Menurut Juaini, calon PMI perlu membiasakan diri lebih mandiri dalam mengurus proses migrasi. Pemerintah tetap memberi pendampingan pada tahap awal.

“Ya, mungkin di awal kami dampingi, tetapi harus biasakan,” jelasnya.

Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Juaini mengakui, tingkat pendidikan dan literasi masyarakat masih menjadi tantangan. Pekerja migran juga rentan menghadapi perekrutan tidak etis dan berbagai risiko lain.

Kerentanan itu semakin tinggi karena masih ada pekerja migran nonprosedural. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat proses kebijakan yang berorientasi pada perlindungan pekerja migran.

Baca Juga :  KRYD Polsek Narmada Libatkan 21 Bhabinkamtibmas

“Karena itu dilakukan penguatan proses dalam formulasi kebijakan di pemerintahan yang berorientasi perlindungan kepada pekerja migran,” katanya.

Juaini juga menekankan pentingnya peran pelaku usaha. Pelaku usaha harus melakukan perekrutan secara etis dan siap menghadapi persoalan yang mungkin muncul.

“Upaya lainnya adalah dengan mediasi bagi pekerja migran baik di aspek hukum maupun nonhukum,” katanya.

Libatkan Pemerintah Desa dan Pelaku Usaha

Pelatihan tata kelola migrasi dan perlindungan PMI ini diharapkan meningkatkan sinergi semua pihak. Pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, dan pekerja migran perlu bergerak bersama.

Juaini menilai, perlindungan PMI tidak bisa hanya bertumpu pada satu lembaga. Kolaborasi menjadi kunci agar proses migrasi berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.

“Dan tentunya pekerja migran itu sendiri,” katanya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan
Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni
Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara
Skor Keuangan NTB Naik, Miq Iqbal Fokus Benahi Sistem
Sat Polairud Evakuasi Lima Kru KMN Putri Novi di Gili Banta
WNA Australia Pemilik Penginapan di Dompu Dideportasi, Diduga Salahi Izin Tinggal
MTQ XXXI di Praya Teguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an
Pemprov NTB Dorong Maskapai Buka Rute Baru ke Australia dan Asia Tenggara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:30 WITA

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:19 WITA

Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:13 WITA

Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:05 WITA

Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:53 WITA

Skor Keuangan NTB Naik, Miq Iqbal Fokus Benahi Sistem

Berita Terbaru

Hukum

535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:49 WITA

Kemenangan Jepang atas Tunisia di Piala Dunia 2026.

Olahraga

Jepang Mengamuk, Tunisia Dibantai di Laga Bersejarah Piala Dunia

Minggu, 21 Jun 2026 - 14:19 WITA

Ilustrasi

Pariwisata

Sampah Pendakian Gunung Rinjani Diurus Bareng Warga

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WITA