Pemprov NTB Integrasikan 921 Data untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Avatar photo

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kominfotik NTB Ahsanul Khalik. (humas pemprov ntb)

Kadis Kominfotik NTB Ahsanul Khalik. (humas pemprov ntb)

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memperkuat integrasi 921 data dari 43 perangkat daerah. Langkah ini untuk mendorong kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran.

Penguatan integrasi data menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB membangun tata kelola pemerintahan berbasis data. Data akurat menjadi dasar penting dalam menyusun program. Terutama agar intervensi pemerintah sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemprov NTB menempatkan NTB Satu Data sebagai kanal penting dalam pengelolaan data daerah. Sistem ini mendorong data lintas perangkat daerah tersaji lebih rapi, terhubung, dan mudah digunakan dalam perencanaan pembangunan.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Siapkan Budidaya Kurma Tropis, Gandeng BRIDA NTB Kaji Lahan dan Bibit Unggul

Integrasi 921 data dari 43 perangkat daerah juga memberi ruang bagi pemerintah untuk membaca kebutuhan pembangunan dengan lebih jelas. Dengan begitu, arah kebijakan bisa lebih terukur.

Pemprov NTB menilai kebijakan berbasis data perlu terus diperkuat. Sebab, data yang terintegrasi membantu pemerintah menyusun program, mengevaluasi capaian, dan menentukan prioritas pembangunan.

Penguatan ini juga sejalan dengan kebutuhan perencanaan daerah. Pemerintah membutuhkan data yang sama, akurat, dan mutakhir agar program tidak tumpang tindih.

Baca Juga :  Kejati NTB Belum Temukan Kerugian Negara, Penyelidikan Modal PT GNE Bisa Berhenti

Melalui integrasi data NTB, pemerintah daerah ingin memastikan kebijakan pembangunan dapat menyasar kelompok dan wilayah yang membutuhkan perhatian. Data menjadi dasar untuk memperkuat keputusan pemerintah.

Pemprov NTB mendorong perangkat daerah terus memperkuat kualitas data. Mulai dari perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan, hingga penyebarluasan data.

Dengan integrasi data yang lebih kuat, Pemprov NTB berharap kebijakan pembangunan dapat berjalan lebih efektif. Program pemerintah juga diharapkan makin tepat sasaran dan mudah dievaluasi.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUPR Mataram Siagakan Puluhan Petugas Cegah Banjir akibat Sampah Drainase
Disdag Mataram Larang Pungutan PKL di CFD Udayana, tapi Retribusi Kebersihan Tetap Berlaku
Pemkab Lombok Barat Jadwalkan Pelantikan Sekda pada 4 November, Nama Terpilih Masih Dirahasiakan
PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer
Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan
BRIDA NTB dan Kementerian Hukum Siapkan Pendampingan Kekayaan Intelektual
Dekranasda NTB Ingin Riset Tenun Lombok Perkuat Daya Saing Perajin
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:05 WITA

PUPR Mataram Siagakan Puluhan Petugas Cegah Banjir akibat Sampah Drainase

Senin, 2 November 2026 - 12:50 WITA

Disdag Mataram Larang Pungutan PKL di CFD Udayana, tapi Retribusi Kebersihan Tetap Berlaku

Senin, 2 November 2026 - 06:36 WITA

Pemkab Lombok Barat Jadwalkan Pelantikan Sekda pada 4 November, Nama Terpilih Masih Dirahasiakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:04 WITA

PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan

Berita Terbaru