Wakil Ketua Komisi IV DPRD Loteng Kecam Dugaan Intimidasi Nakes di Puskesmas Pringgarata

Avatar photo

Minggu, 19 April 2026 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua komisi IV DPRD Lombok Tengah Wirman Hamzani.

Wakil ketua komisi IV DPRD Lombok Tengah Wirman Hamzani.

 

Lombok Tengah | Lombok fokus – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Wirman Hamzani dari Fraksi NasDem, mengecam keras dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Pringgarata terhadap tenaga kesehatan (nakes).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya keluhan nakes terkait ucapan yang dinilai tidak etis dan merendahkan, di tengah perjuangan mereka menuntut kejelasan dan peningkatan kesejahteraan.

“Pernyataan seperti itu sangat disayangkan. Tidak seharusnya seorang pimpinan fasilitas kesehatan melontarkan kalimat yang dapat merendahkan martabat tenaga kesehatan. Ini justru memperkeruh suasana,” ujar Wirman Hamzani alias hamzan halilintar,Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, Komisi IV DPRD Lombok Tengah tidak akan tinggal diam terhadap persoalan tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan meminta Dinas Kesehatan untuk segera memanggil Kepala Puskesmas Pringgarata guna memberikan klarifikasi di hadapan dewan.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Perluas Ekosistem QRIS Cross Border di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai

“Kami minta Dinas Kesehatan segera menghadirkan yang bersangkutan ke Komisi IV. Ini penting agar persoalan ini jelas dan tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan,” tegasnya.

Ia juga meminta agar kepala puskesmas pringgarata menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada para nakes paruh waktu yang sedang berjuang agar tidak menimbulkan polemik.

Lebih lanjut, Hamzan Haliintar mantan aktivis tersebut menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah dengan membangun komunikasi yang baik antara pimpinan fasilitas kesehatan dan para nakes, terutama dalam situasi sulit yang berkaitan dengan kondisi keuangan daerah.

Baca Juga :  RSUP NTB Bersiap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

“Semua pihak harus menahan diri dan mengedepankan komunikasi yang sehat. Nakes ini garda terdepan pelayanan kesehatan, jadi harus dihargai, bukan justru ditekan,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa DPRD, khususnya Komisi IV, akan terus memperjuangkan aspirasi para tenaga kesehatan, termasuk mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan pengkajian ulang terhadap kebijakan pengupahan nakes.

“Perjuangan nakes ini menjadi perhatian serius kami. Komisi IV akan terus mengawal agar ada solusi yang adil dan manusiawi,” pungkas Hamzan .

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan
Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi
Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni
Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara
Skor Keuangan NTB Naik, Miq Iqbal Fokus Benahi Sistem
Sat Polairud Evakuasi Lima Kru KMN Putri Novi di Gili Banta
WNA Australia Pemilik Penginapan di Dompu Dideportasi, Diduga Salahi Izin Tinggal
MTQ XXXI di Praya Teguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:30 WITA

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:19 WITA

Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:13 WITA

Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:05 WITA

Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:53 WITA

Skor Keuangan NTB Naik, Miq Iqbal Fokus Benahi Sistem

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum

Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:56 WITA

Hukum

535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:49 WITA