Tokoh Muda Politik NTB Soroti Pentingnya Regenerasi Kepemimpinan Partai Politik

Avatar photo

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Herianto, S.P.

Herianto, S.P.

MATARAM – Tokoh muda politik Nusa Tenggara Barat, Herianto, S.P., menyampaikan pandangannya terkait pentingnya reformasi internal partai politik sebagai upaya memperkuat kualitas demokrasi di . Menurutnya, partai politik tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan kekuasaan, tetapi harus menjadi ruang kaderisasi yang mampu melahirkan pemimpin bangsa secara berkelanjutan.

 

Dalam keterangannya kepada media, Herianto menilai wacana pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik menjadi langkah positif yang layak dipertimbangkan demi menciptakan regenerasi kepemimpinan yang sehat di tubuh partai.

 

“Partai politik seharusnya menjadi sekolah kepemimpinan. Regenerasi harus berjalan agar kader-kader muda memiliki ruang untuk tumbuh dan mengambil peran strategis. Demokrasi tidak akan berkembang jika ruang kepemimpinan tertutup terlalu lama,” ujar Herianto.

Baca Juga :  Wakil Ketua II Baznas Lombok Tengah TGH. Lalu Mala Syar'i Serahkan Bantuan Zakat dan Infak di Praya Tengah

 

Ketua AMPG NTB itu menegaskan bahwa sistem politik modern membutuhkan pembaruan yang tidak hanya fokus pada perebutan kekuasaan, tetapi juga pada proses pembinaan kader dan pembangunan kualitas sumber daya politik.

 

Menurutnya, masyarakat saat ini semakin kritis dalam menilai partai politik. Publik tidak hanya melihat figur pemimpin, tetapi juga bagaimana sistem internal partai dijalankan secara transparan, terbuka, dan memberi kesempatan yang sama bagi kader.

 

“Kepercayaan publik terhadap partai akan meningkat jika masyarakat melihat adanya regenerasi yang sehat. Partai harus berani membuka ruang kompetisi internal, memberikan kesempatan kepada generasi muda, dan membangun sistem yang lebih demokratis,” katanya.

Baca Juga :  Fraksi PPP Copot Muzihir dari Pimpinan DPRD NTB

 

Herianto juga menilai bahwa pembatasan periode kepemimpinan dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong munculnya gagasan baru serta menghindari stagnasi organisasi. Ia menegaskan bahwa regenerasi bukan ancaman terhadap stabilitas partai, melainkan langkah penting agar partai tetap relevan dengan perkembangan zaman.

 

Sebagai tokoh muda politik daerah, Herianto berharap partai-partai di Indonesia mampu memperkuat fungsi kaderisasi dan menjadikan organisasi politik sebagai wadah pendidikan kepemimpinan nasional.

 

“Politik harus menjadi ruang pengabdian, bukan sekadar mempertahankan kekuasaan. Bangsa ini membutuhkan pemimpin baru yang lahir dari proses kaderisasi yang sehat dan berintegritas,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban
Fraksi PPP Copot Muzihir dari Pimpinan DPRD NTB
Polemik PPP NTB Memanas di DPRD, Akri Dicopot dari Ketua Fraksi
Basri Mulyani Mantapkan Diri Maju di Musda Demokrat NTB
Pengusaha Muda Oke Wiredarme Siap Ramaikan Bursa Musda Demokrat NTB
Wakil Ketua II Baznas Lombok Tengah TGH. Lalu Mala Syar’i Serahkan Bantuan Zakat dan Infak di Praya Tengah
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Loteng, Siap Kawal Aspirasi Masyarakat
Pemda Lotim Gencar Program LSDP Guna Transformasi Pengelolaan Sampah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:36 WITA

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 15:44 WITA

Fraksi PPP Copot Muzihir dari Pimpinan DPRD NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 15:37 WITA

Polemik PPP NTB Memanas di DPRD, Akri Dicopot dari Ketua Fraksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:40 WITA

Basri Mulyani Mantapkan Diri Maju di Musda Demokrat NTB

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:13 WITA

Pengusaha Muda Oke Wiredarme Siap Ramaikan Bursa Musda Demokrat NTB

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum

Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:56 WITA

Hukum

535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:49 WITA