DPRD Minta Pemprov NTB Kendalikan Belanja Pegawai pada APBD 2027

Avatar photo

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-DPRD NTB mengapresiasi Pemprov NTB karena menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027 tepat waktu.

Pemprov NTB menyerahkan dokumen itu melalui rapat paripurna di Ruang Rapat Utama Gubernur, Selasa (14/7/2026).

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menilai ketepatan waktu itu menunjukkan kerja keras kepala daerah dan jajaran organisasi perangkat daerah.

“Alhamdulillah berkat kerja keras Pak Gubernur (Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Red) dan Bu Gub (Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Red) dan jajaran OPD bisa menghasilkan dokumen KUA PPAS yang selesai tepat waktu,” kata Isvie.

Pemprov Patuhi Siklus Penganggaran

Isvie menjelaskan, aturan mewajibkan kepala daerah menyampaikan rancangan KUA-PPAS kepada DPRD paling lambat pada minggu kedua Juli.

Pasal 89, Pasal 90, dan Pasal 91 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah mengatur tahapan penyusunan serta pengajuan KUA-PPAS.

“Artinya Pemprov NTB sudah disiplin dalam mengikuti siklus perencanaan dan penganggaran daerah sesuai ketentuan aturan penyusunan KUA-PPAS,” jelas Isvie.

Baca Juga :  Raperda Sumbangan Dana Pendidikan, Ombudsman NTB: Bisa Berupa Uang, Barang, dan Jasa

Anggota Badan Anggaran DPRD NTB Muhammad Aminurlah juga mengapresiasi ketepatan waktu penyerahan dokumen itu.

Menurutnya, pemerintah pusat dapat memasukkan ketepatan waktu sebagai salah satu unsur penilaian daerah. Hal itu juga berpotensi membuka peluang insentif fiskal.

“Ini sangat kita syukuri dan apresiasi Pak Gubernur dan jajaran. Tidak seperti tahun lalu yang molor sampai bulan Oktober baru diserahkan (Rancangan KUA PPAS, Red),” ungkap Maman, sapaan karibnya.

APBD 2027 Diproyeksikan Rp 6,2 Triliun

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyampaikan proyeksi APBD NTB 2027 mencapai Rp 6,2 triliun saat rapat paripurna.

Proyeksi itu meningkat 10,69 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp 5,6 triliun. Kenaikan dana transfer pemerintah pusat sebesar 20,01 persen ikut menopang peningkatan anggaran.

Pendapatan daerah, transfer pemerintah pusat, serta lain-lain pendapatan yang sah menjadi tiga komponen utama proyeksi pendapatan.

Meski anggaran meningkat, DPRD meminta Pemprov NTB berhati-hati saat menetapkan target pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga :  Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Dewan meminta pemerintah menyesuaikan target dengan potensi riil daerah. Pemprov juga perlu mempertimbangkan tren realisasi tahun sebelumnya dan asumsi ekonomi makro.

Langkah itu penting untuk mencegah tekanan fiskal, defisit anggaran, dan tunggakan kewajiban daerah.

“Soal penetapan target PAD ini juga perlu kecermatan. Boleh optimistis tapi realistis,” kata Anggota Banggar DPRD NTB Sambirang Ahmadi.

Dewan Minta Belanja Pegawai Dikendalikan

DPRD juga meminta Pemprov NTB meningkatkan kualitas belanja dalam APBD 2027. Pemerintah perlu mengutamakan belanja wajib, mandatory spending, dan standar pelayanan minimal.

Dewan meminta Pemprov mengurangi belanja yang tidak berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

DPRD turut menyoroti porsi belanja pegawai yang masih melampaui 30 persen. Kondisi itu berpotensi tidak sejalan dengan semangat undang-undang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Sehingga diperlukan pengendalian dan penyesuaian belanja pegawai secara bertahap agar struktur APBD menjadi lebih sehat dan produktif,” pungkas Sambirang.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Evi Apita Maya Siap Kawal Program Prioritas NTB ke Pemerintah Pusat
Kursi Ketua PAN NTB Masih Kosong Aji Maman Desak DPP Tunjuk Plt
Komisi X DPR Minta Evaluasi Total Porprov NTB Jelang PON 2028
KPU NTB Gandeng BKKBN Edukasi Pemilih Pemula dari Keluarga
PAN Belum Bahas Calon Wakil Bupati Lobar, Tunggu Penetapan Bupati Definitif
Gubernur Iqbal Kumpulkan 10 Kepala Daerah, OTT Bupati Lobar Jadi Pelajaran
KPU RI Cek Kesiapan Penyelenggara Pemilu di NTB
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:07 WITA

Senator Evi Apita Maya Siap Kawal Program Prioritas NTB ke Pemerintah Pusat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Kursi Ketua PAN NTB Masih Kosong Aji Maman Desak DPP Tunjuk Plt

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:54 WITA

Komisi X DPR Minta Evaluasi Total Porprov NTB Jelang PON 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:02 WITA

KPU NTB Gandeng BKKBN Edukasi Pemilih Pemula dari Keluarga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WITA

PAN Belum Bahas Calon Wakil Bupati Lobar, Tunggu Penetapan Bupati Definitif

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA