Tak Ada Jalur Titipan, Sekolah Rakyat Lotim Hanya Terima Anak Keluarga Miskin

Avatar photo

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, ntbkita.com-Sekolah Rakyat Dasar (SRD) Tiga Lombok Timur menegaskan tidak menerima siswa melalui jalur titipan. Sekolah hanya menerima anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin sesuai kriteria pemerintah.

Kepala SRD Tiga Lombok Timur Marisa Apnika mengatakan, sekolah tidak membuka pendaftaran bagi masyarakat umum. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mendatangi calon siswa berdasarkan data kesejahteraan sosial.

“Tidak ada open recruitment untuk kami. Pendamping PKH yang turun melakukan penjangkauan dan verifikasi,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Hanya Terima Anak dari Desil 1 dan 2

Pendamping PKH mengecek kondisi ekonomi keluarga calon siswa. Mereka kemudian mencocokkan data dengan kondisi di lapangan.

Sekolah hanya menerima anak dari keluarga desil 1 dan desil 2. Kategori itu mencakup keluarga miskin ekstrem dan miskin.

Baca Juga :  KPK Pantau SPMB di NTB, Pungli dan Gratifikasi Jadi Sorotan

Marisa menegaskan, kedekatan dengan pihak sekolah tidak memberi peluang bagi siapa pun untuk menitipkan anak.

“Tidak boleh ada titipan walaupun kita saling kenal,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan itu menjaga Program Sekolah Rakyat agar tepat sasaran. Setiap calon siswa wajib melewati tahapan penjangkauan dan verifikasi.

Sekolah Antisipasi Anak Kabur dari Asrama

Marisa mengakui proses penjangkauan menghadapi sejumlah kendala. Beberapa orang tua ingin memasukkan anak ke Sekolah Rakyat, tetapi anak belum bersedia tinggal di asrama.

Pada kasus lain, anak ingin mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Namun, orang tua belum memberikan persetujuan.

“Takutnya nanti anaknya tidak betah lalu kabur. Itu yang kami antisipasi,” ujarnya.

Pihak sekolah perlu memastikan kesiapan anak dan orang tua sebelum memulai pendidikan berasrama.

Baca Juga :  Raperda Sumbangan Dana Pendidikan, Ombudsman NTB: Bisa Berupa Uang, Barang, dan Jasa

Pendamping Fokus Membuat Siswa Nyaman

Sebagian besar siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentan. Mereka juga menghadapi risiko putus sekolah.

Guru, wali asrama, dan pendamping tidak hanya mengurus kegiatan belajar. Mereka turut membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru.

Marisa memilih berfokus pada kenyamanan dan perkembangan para siswa.

“Yang saya pikirkan bagaimana anak-anak ini bisa senang di sini, fokus belajar, dan berkembang,” katanya.

Seluruh guru, wali asrama, dan pendamping berkomitmen membantu siswa meraih prestasi. Marisa berharap Sekolah Rakyat memberi kesempatan pendidikan dan masa depan yang lebih baik bagi anak dari keluarga kurang mampu.

“SR ini harus bisa maju. Anak-anak ini harus berprestasi dan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Pastikan 41 Jabatan Kepala Sekolah Terisi Juli
Gubernur Iqbal Luncurkan Lima Program Reformasi Pendidikan NTB
Gubernur Iqbal Dorong Gerakan Tanam Cabai di Sekolah
Raperda Sumbangan Dana Pendidikan, Ombudsman NTB: Bisa Berupa Uang, Barang, dan Jasa
HMTA UMMAT Juara 1 Studi Lapangan Pertambangan NTB
Pemprov NTB Gandeng Unram, 122 Profesor Turun Perkuat Desa Berdaya
KPK Pantau SPMB di NTB, Pungli dan Gratifikasi Jadi Sorotan
Wagub NTB Dorong Anak Muda Majukan Pendidikan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:19 WITA

Tak Ada Jalur Titipan, Sekolah Rakyat Lotim Hanya Terima Anak Keluarga Miskin

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:51 WITA

Gubernur Iqbal Pastikan 41 Jabatan Kepala Sekolah Terisi Juli

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:40 WITA

Gubernur Iqbal Luncurkan Lima Program Reformasi Pendidikan NTB

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:22 WITA

Gubernur Iqbal Dorong Gerakan Tanam Cabai di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:07 WITA

Raperda Sumbangan Dana Pendidikan, Ombudsman NTB: Bisa Berupa Uang, Barang, dan Jasa

Berita Terbaru

Ekonomi

Satgas Gabungan Sita 409 Bungkus Rokok Ilegal di Gili Air

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:10 WITA

Ekonomi

Bale Tenun NTB Bawa Kriya Lombok-Sumbawa ke Makassar

Jumat, 17 Jul 2026 - 12:18 WITA

Hukum

Polda NTB Lindungi Dua Santri Korban Terbakar dari Tekanan

Jumat, 17 Jul 2026 - 11:46 WITA

Ekonomi

Produksi Tembakau NTB Dibidik Tembus 86 Ribu Ton

Jumat, 17 Jul 2026 - 11:25 WITA