MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi NTB menargetkan pengisian 41 jabatan kepala SMA, SMK, dan SLB definitif selesai pada Juli 2026. Saat ini, pelaksana tugas masih memimpin puluhan sekolah itu.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, pemerintah akan mengisi jabatan melalui tahapan sesuai aturan.
“Segera kita isi. Yang pertama kita isi yang golden ticket dulu, setelah itu kita isi semua,” kata Iqbal.
Iqbal menjelaskan, pemerintah harus melewati sejumlah tahapan sebelum mengangkat kepala sekolah definitif.
Pemprov NTB lebih dahulu meminta izin kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Setelah memperoleh izin, pemerintah menjalankan tes seleksi hingga wawancara. Iqbal memastikan seluruh proses itu sudah rampung.
“Kita harus minta izin dulu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemendikdasmen. Setelah izinnya keluar, baru dilaksanakan tes seleksi sampai wawancara. Sekarang prosesnya sudah selesai, tinggal kita isi,” jelasnya.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB telah menuntaskan seleksi calon kepala SMA, SMK, dan SLB sejak April 2026.
Namun, Pemprov NTB belum mengangkat kepala sekolah definitif hingga pertengahan Juli.
Kepala Definitif Punya Wewenang Penuh
Iqbal menilai kepala sekolah definitif memiliki peran penting dalam pengelolaan sekolah.
Kepala definitif dapat mengambil kebijakan secara optimal. Mereka juga memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan program pendidikan dan mengelola sekolah.
Status kepemimpinan yang jelas turut memberi kepastian bagi guru, tenaga kependidikan, dan siswa.
DPRD Desak Pemprov Bergerak Cepat
Anggota Komisi V DPRD NTB Didi Sumardi sebelumnya meminta Pemprov NTB segera mengisi seluruh jabatan itu.
“Harus segera diisi. Lebih cepat lebih baik untuk definitif kepala SMA, SMK, dan SLB se-NTB,” tegas Didi.
Menurut Didi, sekolah memerlukan kepemimpinan yang kuat dan berkesinambungan. Pelaksana tugas memiliki keterbatasan saat mengambil kebijakan strategis.
“Berkali-kali kita sampaikan ke Dikpora NTB supaya segera mendefinitifkan kepala sekolah. Sekolah membutuhkan kepemimpinan yang stabil agar target pendidikan di NTB tercapai,” katanya.
Pemprov NTB kini menyiapkan pengisian jabatan setelah menuntaskan seluruh tahapan seleksi. Pemerintah menargetkan 41 sekolah memiliki kepala definitif pada bulan ini.










Komentar