KPK Pantau SPMB di NTB, Pungli dan Gratifikasi Jadi Sorotan

Avatar photo

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MATARAM, ntbkita.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau ketat potensi pungutan liar atau pungli dan gratifikasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di NTB. Lembaga antirasuah itu telah mengeluarkan surat edaran sebagai langkah pencegahan.

KPK ingin proses penerimaan murid baru berjalan transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari praktik curang.

Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengatakan, KPK telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026. Surat edaran itu menjadi langkah pencegahan praktik curang, korupsi, dan gratifikasi dalam penerimaan murid baru.

”Kami sudah keluarkan surat edaran Nomor 7 Tahun 2026 untuk mencegah praktik curang, korupsi dan gratifikasi dalam proses penerimaan murid baru,” kata Ibnu saat datang ke NTB, kemarin.

Menurut Ibnu, KPK menerbitkan surat edaran itu sebagai respons atas temuan praktik yang berpotensi melanggar aturan dalam penerimaan peserta didik baru.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Dorong Gerakan Tanam Cabai di Sekolah

Ia menegaskan, KPK akan menindaklanjuti laporan jika memenuhi unsur tindak pidana korupsi dan masuk kewenangan lembaga antirasuah.

“Tentunya pengawasan harus melibatkan semua lini. Kalau ada laporan, akan kita telaah sesuai surat edaran yang beredar. Tetapi kita juga harus melihat apakah memenuhi unsur korupsi dan menjadi kewenangan KPK,” jelasnya.

KPK Bisa Koordinasi dengan APH Lain

Ibnu menjelaskan, KPK akan melihat nilai perkara dan kewenangan penanganan setiap laporan. Jika nilai perkara relatif kecil, KPK dapat berkoordinasi atau melimpahkan penanganan kepada aparat penegak hukum lain.

”Kalau jumlahnya terlalu kecil, nanti kita koordinasikan atau limpahkan ke APH lain. Yang jelas mari sama-sama mengawasi penerimaan siswa baru supaya tidak ada praktik korupsi,” tegasnya.

Baca Juga :  ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi

Ia meminta seluruh pihak ikut mengawasi pelaksanaan SPMB. Pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah, tetapi juga masyarakat.

Sekolah Diminta Tolak Pemberian

KPK juga meminta satuan pendidikan menolak segala bentuk pemberian, sumbangan, maupun gratifikasi yang berkaitan dengan penerimaan peserta didik.

Ibnu menerangkan, penerimaan siswa baru harus berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari penyalahgunaan jabatan.

Ia juga mengingatkan sekolah agar tidak melakukan pungutan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

”Jangan ada yang main-main dengan pungli atau gratifikasi saat penerimaan siswa baru,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditlantas Polda NTB Ingatkan Pelajar Jangan Berkendara sebelum Punya SIM
ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi
Gubernur Iqbal Siapkan SMK NTB Go Global lewat Kemitraan Industri
Kuliah Umum FH UMMAT Bedah Hukum dan Budaya dalam Masyarakat Multikultural
Pemprov NTB Dorong Pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi
Di Era Digital, Disbud NTB Dorong Anak Kenal Budaya Sejak Dini
Kementerian PU Survei Lahan Sekolah Rakyat Dompu, Pemkab Siapkan Enam Hektare
BRIDA NTB Dorong Kampus Hasilkan Riset untuk Atasi Masalah Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:33 WITA

ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Gubernur Iqbal Siapkan SMK NTB Go Global lewat Kemitraan Industri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:28 WITA

Kuliah Umum FH UMMAT Bedah Hukum dan Budaya dalam Masyarakat Multikultural

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:08 WITA

Pemprov NTB Dorong Pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:55 WITA

Di Era Digital, Disbud NTB Dorong Anak Kenal Budaya Sejak Dini

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA