KPU NTB Gandeng BKKBN Edukasi Pemilih Pemula dari Keluarga

Avatar photo

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Generasi muda mengikuti pendidikan pemilih dan memeriksa data pemilih melalui layanan digital

Generasi muda mengikuti pendidikan pemilih dan memeriksa data pemilih melalui layanan digital

MATARAM, nbtkita.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggandeng Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan NTB untuk mengedukasi pemilih pemula.

Melalui kolaborasi itu, KPU ingin menanamkan nilai demokrasi mulai dari lingkungan keluarga. Selain itu, program menyasar generasi muda menjelang tahapan Pemilu 2029.

KPU NTB melibatkan berbagai unsur yang bergerak dalam pembinaan keluarga dan generasi muda. Dengan demikian, pendidikan pemilih tidak hanya berlangsung melalui lembaga politik atau sekolah.

Keluarga Jadi Fondasi Demokrasi

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM KPU Provinsi NTB Agus Hilman mengatakan keluarga memiliki peran strategis dalam membangun karakter demokratis.

Menurutnya, keluarga yang kuat dan berkualitas dapat melahirkan warga negara yang bertanggung jawab. Karena itu, KPU memilih keluarga sebagai basis pendidikan pemilih.

“Kita melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih untuk pemula bersama generasi berencana dan beberapa unsur keluarga berencana. Harapan kami, pendidikan pemilih dimulai dari basis keluarga, karena keluarga yang kuat, berkualitas, dan demokratis akan melahirkan demokrasi yang lebih bertanggung jawab,” ujar Agus Hilman, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Kumpulkan 10 Kepala Daerah, OTT Bupati Lobar Jadi Pelajaran

Selain itu, Agus menilai BKKBN memiliki pengalaman dalam pembangunan keluarga. Kolaborasi kedua lembaga pun dapat memperluas jangkauan pendidikan demokrasi kepada anak dan remaja.

“Pendidikan pemilih tidak hanya dilakukan menjelang pemilu, tetapi perlu ditanamkan sejak dini melalui keluarga sebagai ruang pendidikan pertama bagi anak dan remaja,” ujarnya.

Generasi Muda Perlu Lindungi Hak Pilih

Selanjutnya, KPU NTB mengajak generasi muda memahami hak mereka sebagai warga negara. Pemilih pemula perlu memastikan nama mereka masuk dalam Daftar Pemilih.

Agus juga mempraktikkan cara memeriksa data pemilih melalui layanan Cek DPT Online. Langkah itu membantu peserta mengetahui status hak pilihnya secara langsung.

Di sisi lain, pendidikan pemilih juga mendorong generasi muda memahami proses demokrasi secara lebih luas. Mereka tidak hanya datang ke tempat pemungutan suara, tetapi juga harus menentukan pilihan secara sadar dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  PAN Belum Bahas Calon Wakil Bupati Lobar, Tunggu Penetapan Bupati Definitif

Karena itu, KPU ingin membangun kesadaran politik jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.

BKKBN Tanamkan Demokrasi dalam Keluarga

Sementara itu, Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi NTB Lalu Makripuddin menyebut keluarga sebagai sekolah pertama bagi setiap individu.

Menurutnya, orang tua dapat mengenalkan nilai demokrasi melalui kehidupan sehari-hari. Musyawarah, keterbukaan, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap pendapat dapat tumbuh dari rumah.

“Kemendukbangga memiliki tugas pembinaan keluarga. Keluarga adalah sekolah pertama untuk segala hal, termasuk pendidikan demokrasi. Nilai-nilai demokrasi harus diamalkan dalam kehidupan keluarga sejak anak-anak, remaja, hingga dewasa. Jika itu terjadi, demokrasi kita secara nasional akan menjadi lebih baik,” ungkap Lalu Makripuddin.

Selanjutnya, BKKBN dan KPU NTB ingin melanjutkan sinergi pendidikan pemilih berbasis keluarga.

Pada akhirnya, kedua lembaga berharap keluarga yang demokratis dapat mendukung pelaksanaan pemilu yang lebih baik dan berkualitas.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi X DPR Minta Evaluasi Total Porprov NTB Jelang PON 2028
PAN Belum Bahas Calon Wakil Bupati Lobar, Tunggu Penetapan Bupati Definitif
Gubernur Iqbal Kumpulkan 10 Kepala Daerah, OTT Bupati Lobar Jadi Pelajaran
DPRD Minta Pemprov NTB Kendalikan Belanja Pegawai pada APBD 2027
KPU RI Cek Kesiapan Penyelenggara Pemilu di NTB
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban
Fraksi PPP Copot Muzihir dari Pimpinan DPRD NTB
Polemik PPP NTB Memanas di DPRD, Akri Dicopot dari Ketua Fraksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:54 WITA

Komisi X DPR Minta Evaluasi Total Porprov NTB Jelang PON 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:02 WITA

KPU NTB Gandeng BKKBN Edukasi Pemilih Pemula dari Keluarga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WITA

PAN Belum Bahas Calon Wakil Bupati Lobar, Tunggu Penetapan Bupati Definitif

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:01 WITA

Gubernur Iqbal Kumpulkan 10 Kepala Daerah, OTT Bupati Lobar Jadi Pelajaran

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:02 WITA

DPRD Minta Pemprov NTB Kendalikan Belanja Pegawai pada APBD 2027

Berita Terbaru