Selvi Gibran Beli Tenun Lombok Utara di Pameran Dekranas Makassar

Avatar photo

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Sinta M. Iqbal menghadiri puncak HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Kegiatan itu sekaligus membuka Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).

Keikutsertaan Dekranasda NTB menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB memperkuat pembinaan perajin dan pelaku UMKM. Pemerintah daerah mendorong produk lokal agar semakin berdaya saing di pasar nasional dan internasional.

Lebih dari 3.000 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan itu. Mereka berasal dari Dekranas pusat, Dekranasda provinsi, kabupaten dan kota, serta kalangan perajin dan pelaku UMKM.

Forum itu menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperluas jejaring. Peserta juga mempelajari strategi pembinaan yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Selvi Gibran Apresiasi Produk NTB

Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming mengunjungi stan Dekranasda Provinsi NTB. Ia mengapresiasi berbagai produk kerajinan unggulan yang dipamerkan.

Selvi juga membeli sejumlah suvenir dan kain tenun khas Kabupaten Lombok Utara. Pembelian itu menjadi bentuk dukungan terhadap karya perajin NTB.

Dalam sambutannya, Selvi meminta Dekranas menjadi rumah besar bagi para perajin Indonesia. Dekranas harus menghadirkan pembinaan berkualitas dan berkelanjutan.

“Yang dibutuhkan bukan hanya banyaknya pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan para perajin. Dekranas tidak boleh hanya menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi harus menjadi pendamping, pembina, sekaligus fasilitator bagi UMKM,” tegasnya.

Baca Juga :  Pocari Sweat Run Lombok Gaet 9.200 Pelari, Dongkrak Sport Tourism NTB

Selvi menilai pembinaan harus mencakup berbagai aspek. Mulai dari pengembangan desain, peningkatan kualitas kemasan, digitalisasi pemasaran, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.

Langkah itu penting agar produk kerajinan Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

Dorong Produk NTB Naik Kelas

Bagi Dekranasda NTB, HUT Dekranas tidak hanya menjadi ajang promosi produk daerah. Kegiatan itu juga membuka kesempatan untuk mempelajari praktik pembinaan UMKM dan perajin dari daerah lain.

Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta M. Iqbal mengatakan, rombongan NTB memperoleh banyak pengalaman dan inspirasi. Pembelajaran itu akan menjadi bekal untuk memperkuat pendampingan perajin di NTB.

“Hari ini kami bersama Dekranasda kabupaten/kota se-NTB mendapat banyak pembelajaran. Kami didorong untuk semakin masif mendampingi para perajin agar produknya mampu naik kelas, menembus pasar nasional, bahkan pasar internasional,” ujarnya.

Sinta menilai NTB memiliki kekayaan wastra, kriya, dan produk lokal yang besar. Potensi itu perlu dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.

Pengembangan itu diharapkan meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

“NTB memiliki banyak hidden talent dan kekayaan produk lokal yang luar biasa. Berbagai pengalaman dan praktik baik yang kami peroleh di sini akan kami bawa pulang untuk diterapkan di NTB agar semakin banyak produk lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Ajak UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ia juga menyambut komitmen Dekranas Pusat membuka ruang konsultasi bagi seluruh daerah. Fasilitas itu dapat membantu proses pembinaan perajin agar lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan.

Perluas Jejaring Pemasaran

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB H. Lalu Wiranata mengatakan, partisipasi NTB menjadi bagian dari strategi promosi dan pemasaran produk unggulan daerah.

Selain mengejar transaksi selama pameran, NTB juga ingin membangun jejaring pemasaran antardaerah. Pameran itu turut memperkenalkan kekayaan budaya NTB melalui karya perajin, petani, peternak, dan pelaku UMKM.

Disperindag dan Dekranasda NTB terus memperkuat sinergi melalui program pengembangan UMKM. Salah satunya transformasi Bale Kita sebagai rumah bersama produk unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di NTB.

“Sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, kami ingin produk-produk NTB terus naik kelas dan mampu menembus pasar dunia. Karena itu, pembinaan, inovasi, peningkatan kualitas, dan perluasan akses pasar akan terus menjadi fokus bersama,” ujarnya.

Dekranasda NTB akan terus memperkuat kapasitas perajin dan pelaku UMKM. Upaya itu mencakup pembinaan, kolaborasi, inovasi, dan perluasan akses pasar.

Pemprov NTB berharap produk unggulan daerah semakin berdaya saing. Produk lokal juga diharapkan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA NTB Dorong Hilirisasi Riset dan Ekonomi Hijau
Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB
Usaha Cilok hingga Online Shop di Lombok Tengah Masuk Sensus Ekonomi
Minyakita Rp 15.500 per Liter Diserbu Warga Pakuan
Bulog NTB Salurkan 15.390 Ton Beras Bantuan Pangan
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Rp 40 Miliar
Kriya dan Wastra NTB Masuk Etalase UNIQLO
Gubernur Iqbal Ingin Udang NTB Diproses dan Diekspor dari Daerah Sendiri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WITA

Selvi Gibran Beli Tenun Lombok Utara di Pameran Dekranas Makassar

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:20 WITA

BRIDA NTB Dorong Hilirisasi Riset dan Ekonomi Hijau

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:42 WITA

Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WITA

Usaha Cilok hingga Online Shop di Lombok Tengah Masuk Sensus Ekonomi

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:14 WITA

Minyakita Rp 15.500 per Liter Diserbu Warga Pakuan

Berita Terbaru

Olahraga

FIFA Buka Peluang Piala Dunia 64 Tim pada 2030

Senin, 13 Jul 2026 - 13:34 WITA